Kerap Diburu Manusia, Tanaman Liar Ini Menyamar Jadi Batu

Banyak tanaman yang mampu menyamarkan diri, biasanya sebagai upaya untuk bersembunyi dari predator, dan di sini predator sebenarnya adalah manusia.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Bunga fritillaria-delavayi. Banyak tanaman yang mampu menyamarkan diri, biasanya sebagai upaya untuk bersembunyi dari predator, dan di sini predator sebenarnya adalah manusia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Di lereng Pegunungan Hengduang China, ada sebuah tanaman obat liar yang berhasil melakukan penyamaran setelah sering jadi buruan manusia.

Bunga Alpine yang langka merupakan satu tanaman obat yang sering digunakan dalam pengobatan Tiongkok.

Para ilmuwan telah memperhatikan bahwa tanaman obat tersebut melakukan penyamaran sesuai dengan latar belakang berbatu.

Science Alert melaporkan untuk melakukan penyamaran di lingkungan terbuka bukanlah hal yang mudah, jika daun dan umbi berwarna hujau cerah.

Sehingga beberapa populasi Fritillaria Delavayi berubah lebih coklat atau abu-abu agar lebih cocok dengan lingkungannya.

Banyak tanaman yang mampu menyamarkan diri, biasanya sebagai upaya untuk bersembunyi dari predator, dan di sini predator sebenarnya adalah manusia.

"Seperti tanaman yang menyamar lainnya, kami mengira evolusi penyamaran Fritillary ini didorong oleh herbovira, tetapi kami tidak menemukan hewan semacam itu," jelas Ahli Botani Yang Niu dari Institut Botani Kunming.

Baca juga: String of Hearts, Tanaman Hias yang Diprediksi Populer di Tahun 2021

Baca juga: Ini Tanaman-tanaman yang Ampuh Usir Nyamuk di Sekitar Rumah

"Kemudian kami menyadari bahwa manusia bisa menjadi alasannya," jelasnya.

Berbicara kepada penduduk setempat di daerah tersebut, para peneliti memperkirakan bagaimana setiap populasi ramuan alpine yang dapat diakses telah dipanen selama lima tahun terakhir.

Dengan menggunakan model penglihatan manusia, peneliti menemukan keragaman warna yang signifikan di antara populasi herba - terutama yang ada di daerah dengan tingkat pengambilan manusia yang tinggi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved