Terlihat Mirip, Apa Perbedaan Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin?

Pada dasarnya, gerhana matahari adalah fenomena optik yang terjadi saat bulan berada di antara Bumi dan Matahari, kemudian bulan membayangi Bumi.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Pada dasarnya, gerhana matahari adalah fenomena optik yang terjadi saat bulan berada di antara Bumi dan Matahari, kemudian bulan membayangi Bumi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gerhana Matahari adalah salah satu fenomena alam yang selalu menarik perhatian masyarakat. Ada dua jenis gerhana matahari yang dianggap paling spesial, yakni gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin.

Apa itu gerhana matahari?

Pada dasarnya, gerhana matahari adalah fenomena optik yang terjadi saat bulan berada di antara Bumi dan Matahari, kemudian bulan membayangi Bumi.

Dikutip dari Space, Senin (29/3/2021), gerhana matahari hanya dapat terjadi pada fase bulan baru, saat bulan melintas tepat di antara matahari dan bumi, dan bayangannya jatuh ke permukaan Bumi.

Ada beberapa jenis gerhana matahari dan selalu menjadi fenomena menarik. Di antaranya gerhana matahari total (GMT) dan gerhana matahari cincin (GMC).

Lantas, apa perbedaan gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin?

Proses terjadinya gerhana matahari, baik yang menjadi gerhana matahari total maupun gerhana matahari cincin, bergantung pada beberapa faktor.

1. Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total adalah salah satu fenomena langit yang jarang terjadi. Kehadiran gerhana matahari tak heran selalu dianggap spesial.

Saat gerhana ini terjadi, diameter matahari 864.000 mil sepenuhnya 400 kali lebih besar dari satelit Bumi, Bulan, yang hanya berukuran sekitar 2.160 mil.

Akan tetapi bulan juga kebetulan akan berada sekitar 400 kali lebih dekat ke Bumi daripada matahari, rasionya bervariasi karena kedua orbit elips.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved