Terlalu Lama Bermain Game, Bisa Bikin Anak Pingsan Sampai Serangan Jantung

Banyak orangtua mengeluhkan anak jadi doyan main game di telepon pintar atau gawai sepanjang hari

Editor: Geafry Necolsen
iStockphoto
Ilustrasi: Anak-anak bermain game 

Banyak orangtua dari anak-anak dengan gangguan jantung meminimalkan olahraga untuk mengurangi risiko bagi putra-putrinya.

Namun, kurangnya aktivitas fisik juga rentan membuat anak menghabiskan waktu untuk main game.

"Ini seperti pedang bermata dua. Karena anak-anak yang bermain game dan tidak aktif secara fisik juga memiliki risiko lebih besar mengidap penyakit kardiovaskular di kemudian hari karena kurang olahraga," katanya.

Kasus aritmia ventrikel pada anak yang bermain game dan berpotensi mengancam jiwa hingga saat ini sangat langka.

Namun, tidak ada salahnya para orangtua perlu mempertimbangkan faktor risiko ini, terutama bila memiliki anak dengan gangguan jantung.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved