Microwave, Alat Masak Modern yang Ditemukan Secara Tidak Sengaja

Awalnya, publik merasa enggan untuk membeli temuan baru tersebut, tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, oven microwave semakin populer, terutama d

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Sekitar 90 persen rumah tangga di Amerika Serikat memiliki oven microwave, sebagai alat yang memudahkan mereka mengolah makanan dengan mudah dan cepat. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Microwave adalah salah satu perangkat atau alat masak yang cukup populer di masa kini. Berkat penemuan microwave ini, memasak menjadi kian praktis.

Sebab, hanya dengan satu alat ini kita bisa merebus air, memanaskan kembali sisa makanan, membuat kue dan lain sebagainya.

Tinggal menekan beberapa tombol, proses memasak makanan apapun jadi lebih mudah, praktis, bahkan lebih cepat disajikan.

Baca juga: Zona Mati Semakin Meluas, Jutaan Ikan Mati, Apa Penyebabnya?

Microwave telah menjadi salah satu terobosan penemuan yang mengubah dunia, teknologi yang telah mengubah cara memasak menjadi semakin mudah dan cepat untuk dilakukan.

Namun, tahukah Anda, ternyata penemuan microwave terjadi secara kebetulan alias tidak disengaja oleh Percy LeBaron Spencer, seorang insinyur otodidak asal Amerika Serikat, dikutip dari Live Science, Jumat (6/1/2017).

Insinyur yang bahkan tak lulus pendidikan tata bahasa ini, menemukan alat masak canggih tersebut saat bekerja di Raytheon Corp, di bagian pengembangan magnetron, yakni tabung vakum yang menghasilkan radiasi gelombang mikro dan digunakan dalam sistem radar.

Baca juga: Penemuan-penemuan yang Paling Misterius di Dasar Laut

Baca juga: 10 Penemuan Arkeolog Terbesar Sepanjang Tahun 2020

Saat sedang menguji magnetron, dia melihat bahwa batang coklat di sakunya telah meleleh. 

Penasaran, Spencer mulai menguji makanan lain, termasuk biji berondong jagung, dan melihat bahwa semuanya bermunculan.

Tidak sampai di situ, Spencer juga meletakkan telur di dekat magnetron dan menyaksikan telur itu mulai bergetar lalu meledak.

Akhirnya, ia menyadari bahwa makanan tersebut telah terpapar energi gelombang mikro dengan kepadatan rendah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved