Sains

Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron, Apa Dampaknya?

Badai matahari dahsyat pernah menerjang Bumi 2700 tahun lalu. Akankan terjadi hal serupa di era modern?

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Badai matahari dahsyat pernah menerjang Bumi 2700 tahun lalu. Akankan terjadi hal serupa di era modern? 

TRIBUNKALTIM.CO - Badai luar angkasa terdeteksi ilmuwan untuk pertama kalinya. Badai dengan hujan elektron ini tampak berputar-putar di atas Kutub Utara Bumi.

Temuan ini menawarkan gambaran sekilas tentang fenomena yang diyakini para ilmuwan yang mungkin terjadi di planet-planet di seluruh alam semesta ini.

Lantas, badai luar angkasa apa itu?

Dilansir dari Independent, Selasa (2/3/2021), badai besar di luar angkasa itu ditemukan oleh tim ilmuwan China yang dipimpin Shandong University.

Baca juga: Anomali Misterius di Benua Afrika Lemahkan Medan Magnet Bumi

Baca juga: Kutub Magnet Bumi Akan Berbalik, Haruskah Kita Khawatir?

Badai itu ditemukan saat mereka menganalisis pengamatan satelit pada Agustus 2014 lalu.

Para ilmuwan membuat gambar 3D dari fenomena ionosfer Bumi, tempat atmosfer planet bertemu di ruang hampa.

Dari analisis itu, mereka menemukan massa plasma yang berputar-putar yang berperilaku seperti fenomena cuaca berbasis angin yang terlihat di Bumi.

Akan tetapi, tidak seperti badai yang dapat diamati di muka planet ini. Sebab, luar angkasa seolah sedang menghujani Bumi dengan hujan elektron sebagai pengganti air.

Badai antariksa yang menyebar sejauh 1.000 km di atas Kutub Utara, berbalik berlawanan arah jarum jam seperti badai yang terjadi di belahan bumi utara, dan berlangsung selama hampir delapan jam sampai akhirnya rusak.

Baca juga: 42.000 Tahun Lalu Medan Magnet Bumi Terbalik, Berpotensi Terulang Kembali

Baca juga: Gurun Sahara Diselimuti Salju, Apa yang Sedang Terjadi?

Menurut para ilmuwan, badai antariksa ini memiliki pusat badai yang tenang, serta beberapa lengan spriral dan sirkulasi yang tersebar luas.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved