Tak Seperti Orang Dewasa, Kekebalan Tubuh Anak-anak Lebih Kuat Melawan Virus Corona

Penelitian menunjukkan, bahwa anak-anak di bawah usia 10 hingga 14 tahun lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi virus corona yang menyebabkan Cov

AFP
Penelitian menunjukkan, bahwa anak-anak di bawah usia 10 hingga 14 tahun lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi virus corona yang menyebabkan Covid-19, dibandingkan dengan orang yang berusia 20 tahun ke atas. 

“Temuan itu juga menunjukkan bahwa sistem kekebalan bawaan, garis pertahanan pertama melawan kuman, sangat penting untuk mencegah Covid-19 parah pada anak-anak,” imbuh Neeland.

Menariknya, reaksi sistem kekebalan ini tidak terjadi pada tubuh orang dewasa.

Melindungi anak dari Covid-19
Melindungi anak dari Covid-19 (Shutterstock)

Studi yang telah diterbitkan online 17 Februari di jurnal Nature Communications ini juga menemukan, bahwa anak-anak dan orang dewasa yang terpapar, tetapi hasil tes Covid-19 negatif, juga telah mengubah respons kekebalan.

"Baik anak-anak maupun orang dewasa mengalami peningkatan jumlah neutrofil, hingga tujuh minggu setelah terpapar virus, yang dapat memberikan tingkat perlindungan dari penyakit," kata Neeland.

Hingga saat ini, belum jelas mengapa anak-anak memiliki sistem kekebalan yang mampu melawan gejala Covid-19 daripada orang dewasa. Bahkan, anak-anak yang terinfeksi, hingga sepertiganya tidak menunjukkan gejala.

Pasalnya, ini sangat berbeda dengan prevalensi dan tingkat keparahan yang lebih tinggi, yang diamati pada anak-anak untuk kebanyakan virus pernapasan lainnya.

"Memahami perbedaan mendasar terkait usia dalam tingkat keparahan Covid-19 akan memberikan wawasan dan peluang penting untuk pencegahan dan pengobatan, baik untuk Covid-19 dan kemungkinan pandemi lain di masa depan," ujar Neeland.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved