Virus Corona

Penelitian Baru: Gejala Long Covid Bisa Menetap hingga 9 Bulan

Sebuah studi baru menunjukkan, hampir sepertiga pasien Covid-19 mengalami gejala yang menetap hingga sembilan bulan setelah mereka didiagnosis.

Istimewa
Sebuah studi baru menunjukkan, hampir sepertiga pasien Covid-19 mengalami gejala yang menetap hingga sembilan bulan setelah mereka didiagnosis. 

"Yang jelas Anda dapat melakukannya dengan baik pada awalnya, tetapi kemudian seiring waktu mengembangkan gejala yang cukup melumpuhkan dalam hal kelelahan," kata penulis senior studi Dr. Helen Chu, profesor kedokteran, Divisi Alergi dan Penyakit Menular, di Universitas. dari Washington School of Medicine dalam sebuah pernyataan

Studi ini adalah salah satu tindak lanjut terlama pada orang dengan Covid-19. Namun, studi tersebut terbatas, karena melibatkan sejumlah kecil peserta dari satu lokasi.

Baca juga: Apa Perbedaan Masker Kain, Medis, FFP2, N95, dan KN95?

Namun, menurut para peneliti, dengan jutaan kasus di seluruh dunia, bahkan insiden kecil dari kelelahan jangka panjang yang disebabkan oleh Covid-19 ini dapat memiliki konsekuensi kesehatan dan ekonomi yang sangat besar.

Sebenarnya mengapa sebagian orang mengembangkan gejala Covid-19 yang menetap ini atau dikenal dnegan long Covid, alasannya masih tidak jelas.

"Apakah itu semacam aktivasi kekebalan, semacam peradangan atau perkembangan autoimunitas?" Chu masih mempertanyakannya.

Untuk mendapatkan jawaban tersebut, ia akan menganalisis sampel darah pasien yang terinfeksi Covid-19.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved