Jangan Sembarangan, Ini 4 Dampak Negatif Jika Balita Diberi Minum Kopi

Sebuah penelitian dalam Journal of Human Lactation menemukan bahwa konsumsi kopi di kalangan balita mulai meningkat.

Shutterstock
Bayi minum kopi. Sebuah penelitian dalam Journal of Human Lactation menemukan bahwa konsumsi kopi di kalangan balita mulai meningkat. 

Balita yang sering minum kopi juga berisiko kehilangan kalsium. Pasalnya, kafein dalam jumlah tinggi dapat mengganggu penyerapan kalsium dan memicu pengeluaran kalsium dari tubuh.

Apabila penyerapan kalsium terganggu, massa tulang dapat berkurang. Kopi mungkin merupakan minuman biasa bagi orang dewasa, tapi tidak bagi balita.

Meskipun minum kopi tidaklah berbahaya, kandungan kafein, gula, dan kalori di dalam minuman ini berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Anak-anak sebaiknya baru boleh meminum kopi setelah berusia 12 tahun. Itu pun dengan catatan kandungan kafeinnya tidak melebihi 100 miligram per hari.

Selama si kecil masih balita, berikan ia minuman yang tepat seperti ASI yang diberikan sampai usia dua tahun, susu UHT diberikan setelah usia satu tahun, hingga sari buah tanpa gula.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved