Ingat, Memaksa Anak Habiskan Makanan Berdampak Buruk untuk Si Kecil

ketika anak dipaksa menghabiskan makanan, padahal ia sedang tidak terlalu lapar membuat anak tidak bisa mengenal konsep lapar dalam tubuhnya

HelloSehat
ketika anak dipaksa menghabiskan makanan, padahal ia sedang tidak terlalu lapar atau sedang tidak mau makan, membuat anak tidak bisa mengenal konsep lapar dalam tubuhnya 

Menekan anak saat makan justru membuat anak memberontak dan semakin tidak bisa dikendalikan.

Anak makan ketika sudah waktunya

Balita suka makan pedas
Balita suka makan pedas (net)

Pemberian asupan makanan pada anak yang tepat bukan dengan memaksanya menghabiskan makanan, tapi mengenal waktu makan.

Dalam istilah medis, Healthful Feeding Practices (HFP) adalah cara yang paling ideal. Yaitu, membiarkan anak memutuskan waktu makan dan menu makanan apa yang akan disantap tanpa tekanan dan paksaan. 

Misalnya, ketika anak tidak ingin makan sayuran.

Berikan pemahaman kalau makan sayur membuat sistem pencernaan lancar dan tidak membuat susah buang air besar.

Perlahan anak akan mengerti konsep tersebut. Kalau masih belum mau atau bahkan dilempar, coba lagi di lain waktu. Memaksa anak hanya membuatnya trauma.

Ajari anak mengenal rasa lapar dan kenyang

Ilustrasi: peralatan makanan bayi harus steril, karena bayi masih rentan terhadap serangan bakteri dan virus dari luar.
Ilustrasi: peralatan makanan bayi harus steril, karena bayi masih rentan terhadap serangan bakteri dan virus dari luar. (Pexel)

Biarkan anak lahap makan ketika memang sudah waktunya makan. Namun bila anak merengek minta menu makanan yang cukup banyak bukan di waktunya, sebaiknya tidak diberikan.

Melansir dari Health Children, ini salah satu cara untuk mengajari anak mengenal rasa lapar dan kenyang. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved