Sejarah

Berniat Serang Indonesia, Australia Malah Gentar dengan Kekuatan Kapal Selam TNI AL

Kekuatan kapal selam milik TNI AL menjadi salah satu yang menyebabkan nyali Australia ciut untuk menyerang Indonesia.

Istimewa
Australia sempat gentar menghadapi militer Indonesia. Hal ini pernah terjadi saat hubungan Indonesia dan Australia mengalami ketegangan saat lepasnya Timor-Timur tahun 1999 silam. 

Bahkan pada suatu waktu tiba-tiba kapal selam itu menghilang dari pantauan yang menyebabkan pesawat pemburu serta kapal perang Interfet kelimpungan melacaknya.

Tensi ketegangan kian meningkat ketika hasil referendum memutuskan Timor-Timur ingin merdeka dari Indonesia yang menyebabkan kerusuhan milisi pro-Indonesia di sana.

Hal itu disinyalir Dickens semakin membuat kapal selam Indonesia sangat aktif 'mengganggu' unsur kapal perang Interfet.

Baca Juga: Belahan Dada Terekspos saat Pakai Kebaya, Ini Penampilan Vanessa Angel Hingga Agnez Mo yang Curi Perhatian

"Perwira Interfet Australia memandang para pejuang (milisi pro-Indonesia) dan kapal selam Indonesia sebagai ancaman nyata di sejumlah front Timor-Timur," kata Dickens.

"Ada kekhawatiran yang pasti tentang serangan angkatan laut Indonesia menggunakan kapal selam dan semua hal lainnya."

"Tetapi hal nyata yang mengkhawatirkan mereka adalah kapal selam itu bisa digunakan untuk menyelinap di malam hari dekat armada Interfet dan menurunkan pasukan khusus untuk menenggelamkan salah satu kapal Interfet ketika berada di pelabuhan Dili atau di lain tempat."

Baca Juga: Waspada! PSBB Sudah Pada Level Mengerikan Karena Banyak yang Melanggar, Pakar Sebut Hal Buruk akan Terjadi Dalam Waktu Dekat Jika Tidak Lakukan Hal ini

Namun penjelasan Dickens langsung mendapat tanggapan dari juru bicara Kementrian Pertahanan Australia yang saat itu masih dipegang oleh Peter Reith.

"Kami tidak akan berkomentar secara khusus mengenai hal-hal operasional dan pada keadaan kesiapan pada saat itu."

Baca Juga: Mata Duitan! Inilah 5 Zodiak yang Dikenal Matre Rela Tinggalkan Cinta Demi Uang

"Operasi Interfet dilakukan dengan persetujuan penuh dan kerjasama pemerintah Indonesia dan pasukan pertahana

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved