6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sampai Sekarang

Setiap kasus pembunuhan, terutama yang sangat buruk, brutal dengan kejahatan yang tak terbayangkan tak hanya membuat ngeri masyarakat namun juga membu

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Kasus pembunuhan berantai paling keji dan terkenal di London adalah Jack the Ripper, pelaku pembunuhan yang berkeliaran di East End lebih dari seabad lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Setiap kasus pembunuhan, terutama yang sangat buruk, brutal dengan kejahatan yang tak terbayangkan tak hanya membuat ngeri masyarakat namun juga membuat pihak berwenang bingung.

Pasalnya, tidak melulu kasus pembunuhan berakhir dengan ditemukan siapa pelakunya. Tak jarang, kasus pembunuhan yang begitu terencana tidak mampu menguak siapa pembunuhnya.

Melansir TIME, beberapa pembunuhan paling terkenal dalam 150 tahun terakhir selalu berujung nasib serupa; tidak ditemukan pelaku pembunuhnya.

Mulai dari Jack the Ripper sampai pembunuhan Jon Benet, berikut ini, Kisah Misteri edisi Kamis (3/12/2020) 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa.

1. Jack the Ripper

Kasus pembunuhan berantai paling keji dan terkenal di London adalah Jack the Ripper, pelaku pembunuhan yang berkeliaran di East End lebih dari seabad lalu.

Dia menarget pekerja seks komersial dan meneror daerah tersebut. Berlindung di bawah nama aliasnya, Jack the Ripper membunuh dan memutilasi setidaknya 5 wanita.

Masyarakat mulai panik dan takut ketika mayat-mayat korban Jack the Ripper mulai menumpuk dalam waktu 3 bulan pada tahun 1888.

Ketika The Morning Post, media yang melaporkan kala itu menyebut pembunuhan wanita kedua, mereka menjelaskan bahwa pembunuhan terhadap wanita itu sangat biadab dan terlalu mengerikan untuk digambarkan.

Otoritas bertanya-tanya, siapakah pelaku sebenarnya dari sosok Jack the Ripper ini. Dengan keahliannya membunuh dengan pisau, pembunuhan yang dia lakukan hampir semuanya meninggalkan jejak yang sama, luka di leher mereka.

 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved