Astronomi

China Masuki Area Bulan yang Belum Terjamah Manusia

Dana triliunan rupiah telah digelontorkan China untuk membiayai program penelitian luar angkasa yang dijalankan militer.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Dana triliunan rupiah telah digelontorkan China untuk membiayai program penelitian luar angkasa yang dijalankan militer. 

China Masuki Area Bulan yang Belum Terjamah Manusia

TRIBUNKALTIM.CO - Administrasi Luar Angkasa Nasional China (BACC) mengatakan, pesawat ruang angkasa Chang'e-5 telah mendarat di Bulan, dan sudah menyelesaikan misi pengumpulan material batu serta debu Bulan.

Dana triliunan rupiah telah digelontorkan China untuk membiayai program penelitian luar angkasa yang dijalankan militer.

Negara pimpinan Xi Jinping itu berharap dapat memiliki stasiun luar angkasa berawak pada 2022, dan akan menerbangkan manusia ke bulan.

Pesawat luar angkasa tak berawak itu mengumpulkan sekitar 2 kilogram material dari area yang belum pernah dijelajahi manusia, yang dikenal sebagai Oceanus Procellarum atau "Ocean of Storms" - sebuah dataran lava yang luas, menurut jurnal sains Nature.

Baca juga: Bulan Ini, 3 Pesawat Ruang Angkasa Termasuk Milik Arab Saudi Mencapai Planet Mars

Baca juga: Foto Pertama Mars Diabadikan Pesawat Ruang Angkasa Tianwen-1 China

Baca juga: Berusia Miliaran Tahun, Kenapa Planet Mars Baru Rayakan Tahun Baru ke-36?

Baca juga: 5 Fenomena Langit di Indonesia Minggu Ini, Ada Konjungsi 4 Planet Sekaligus

Pengambilan sampel untuk penelitian ilmiah

Para ilmuwan berharap sampel tersebut akan membantu mereka mempelajari tentang asal-usul bulan, hingga pembentukan dan aktivitas vulkanik di permukaannya.

Pada awal pekan ini, media pemerintah setempat melaporkan jika misi ini berhasil maka China menjadi negara ketiga yang mengambil sampel dari bulan, setelah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet.

Pengambilan sampel material dari bulan ini merupakan upaya serupa pertama yang dilakukan setelah misi Luna 24 Uni Soviet pada tahun 1976.

"Penelitian ilmiah dilakukan sesuai rencana," kata badan antariksa itu, tanpa memberikan rincian.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved