6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Pembunuh yang satu ini bukanlah pembunuh biasa. Bukannya menghindari sorotan media, dia justru mengincar perhatian publik dan menikmati momen ketika b

Istimewa
Kasus pembunuhan berantai paling keji dan terkenal di London adalah Jack the Ripper, pelaku pembunuhan yang berkeliaran di East End lebih dari seabad lalu. 

Pihak otoritas tidak bisa memecahkan kode tersebut, Zodiac Killer pun kembali melancarkan serangannya pada September akhir.

Salah satu korban selamat dan yang lainnya meninggal. Sekitar 2 pekan setelah itu, pembunuh misterius itu kembali menyerang kembali seorang sopir taksi berusia 29 tahun, lapor Examiner.

Dan beberapa hari kemudian setelah itu, Zodiac Killer mengirimkan sepotong kemeja berlumuran darah ke kantor berita Chronicle.

Hingga hari ini, belum ada tersangka yang dapat dikonfirmasi dalam kasus tersebut. Departemen Kepolisian San Francisco mengatakan penyelidikan masih berlangsung.

4 dan 5. Tewasnya Rapper Kulit Hitam Tupac Shakur dan B.I.G. 

Kematian kedua bintang rapper itu terjadi di puncak karier dan persaingan intens antara label rekaman mereka.

Banyak yang mengatakan bahwa kematian kedua rapper tersebut menandakan perseteruan label rekaman musik yang sudah berjalan terlampau jauh.

Shakur tewas terlebih dahulu, di Las Vegas pada 13 September 1996. Ketika itu, label rekamannya, Death Row berseteru dengan pesaingnya, Bad Boy.

Enam bulan sejak kematian Shakur, Christopher Wallace dari Bad Boy atau lebih dikenal dengan B.I.G, Biggie Smalls alias Biggie terbunuh dengan cara yang sama, ditembak. 

B.I.G tewas ditembak ketika meninggalkan pesta industri musik di Los Angeles, AS.

Kedua superstar itu berteman ketika keduanya berada di bawah naungan label rekaman Bad Boy, menurut FBI, yang menyelidiki pembunuhan Biggie tetapi menutup kasusnya pada tahun 2005.

Pertemanan keduanya renggang setelah Tupac masuk penjara atas dakwaan yang termasuk di dalamnya dakwaan pemerkosaan, dan popularitas Biggie meningkat. Tupac kemudian beralih ke Death Row.

Masih belum jelas apakah persaingan adalah motif di balik pembunuhan mereka namun polisi bingung karena sebagian saksi tidak kooperatif.

6. Pembunuhan Ratu Kecantikan JonBenet Ramsey

Ratu kecantikan yang masih berusia 6 tahun, JonBenet Ramsey ditemukan tewas di ruang bawah tanah rumah keluarganya di Colorado, AS.

Peristiwa itu membuat geger komplek perumahan Boulder, Colorado, AS.

Ramsey ditemukan tewas dengan kondisi naas, dipukuli dan dicekik dan mulutnya yang tertutup lakban pada hari setelah Natal tahun 1996.

Orang-orang mulai berspekulasi apakah orangtua Ramsey terlibat.

Kronologinya, ibu dari Ramsey, Patricia memberitahu polisi bahwa ketika dia bangun di pagi hari, putrinya hilang.

Dia menghubungi 911, melaporkan penculikan putrinya dengan surat yang menuntut tebusan sebesar 118.000 dollar AS (sekitar Rp1,6 miliar).

Beberapa jam kemudian, suami Patricia, ayah dari Ramsey, John, memberitahu polisi bahwa dia menemukan tubuh putrinya di ruang bawah tanah.

Hasil otopsi mengungkap kematian bocah itu dikarenakan sesak napas akibat pencekikan dan diputuskan sebagai kasus pembunuhan.

Peringatan 20 tahun kematian JonBenet baru-baru ini disambut dengan film dokumenter baru yang mengeksplorasi calon tersangka.

Kakak JonBenet, Burke Ramsey, juga angkat bicara untuk pertama kalinya. Pria berusia 29 tahun itu berkata bahwa dia menangis ketika pertama kali mengetahui saudarinya telah meninggal.

“Ayah saya memberi tahu saya bahwa JonBenet ada di surga sekarang, dan dia mulai menangis, lalu saya ikut menangis,” kata Burke Ramsey.

“Saya dulu seperti, bagaimana ini mungkin terjadi? Saya mulai menangis. Saya tidak berpikir saya mengatakan apa-apa. Saya tidak percaya pada awalnya."

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved