Jadi Lokasi Hilangnya Puluhan Kapal & Pesawat, Seberapa Bahayanya Segitiga Bermuda?

Penggemar fiksi ilmiah suka percaya bahwa adanya lubang cacing di daerah tersebut, mengirim kapal ke zaman lain, atau alien yang menculik manusia untu

Istimewa
Segitiga bermuda bahkan sudah dikenal menjadi lokasi hilangnya puluhan kapal dan pesawat selama beberapa dekade terakhir. 

Traveler mungkin mengira bahwa jika Segitiga Bermuda benar-benar memiliki kecenderungan menelan peawat, sehingga maskapai penerbangan akan menghindari terbang di daerah itu.

Namun, pemeriksaan data dari RadarBox.com menunjukkan bahwa banyak pesawat baik komersial maupun pribadi yang melewati segitiga bermuda setiap hari, bahkan di masa COVID-19 saat ini.

Baca juga: Pencarian Kapal Hilang yang Berlayar Melalui Segitiga Bermuda Dibatalkan, Ini Alasannya

Baca juga: 5 Fakta Unik Segitiga Bermuda, Luas Areanya Masih Jadi Misteri

Misteri Segitiga Bermuda

Ada banyak teori mengapa Segitiga Bermuda tampaknya menjadi lokasi pesawat dan kapal yang menghilang tiba-tiba.

Penggemar fiksi ilmiah suka percaya bahwa adanya lubang cacing di daerah tersebut, mengirim kapal ke zaman lain, atau alien yang menculik manusia untuk penelitian.

Teori yang sedikit lebih ilmiah telah menjelaskan bahwa kebocoran gas metana di dasar laut mengirimkan gelembung besar ke permukaan.

Sehingga memicu ledakan yang dapat menjatuhkan pesawat atau kapal sebelum sempat mengirimkan sinyal bahaya.

Sementara itu, beberapa berpendapat bahwa puting beliung telah menyeret pesawat ke bawah dan menyebabkan gangguan elektromagnetik, yang akhirnya menyebabkan disorientasi.

Ilustrasi. Awak penjaga pantai telah mencari sekitar 20.000 mil persegi (51.800 kilometer persegi) selama sekira 43 jam.
Ilustrasi. Awak penjaga pantai telah mencari sekitar 20.000 mil persegi (51.800 kilometer persegi) selama sekira 43 jam. (Istimewa)

Pemanas dan Kompas

Kembali ketika penerbangan komersial ini hilang, Star Tiger saat itu melakukan perjalanan dari London ke segitiga bermuda, dan berhenti di Azores untuk mengisi bahan bakar dalam perjalanan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved