Flora dan Fauna

Nelayan Tangkap Lobster Langka Berwarna Kuning, Hanya Ada 1 di Antara 30 Juta Lobster

Warna lobster berjuluk 'banana' ini memiliki warna kulit yang lebih terang dan ini berisiko baginya.

Istimewa
Warna lobster berjuluk 'banana' ini memiliki warna kulit yang lebih terang dan ini berisiko baginya. 

Warna kuning pada tubuhnya merupakan hasil mutasi genetik pada protein yang terikat dengan pigmen cangkang.

Lobster kuning langka yang ditemukan oleh Marly Babb di Teluk Maina.
Lobster kuning langka yang ditemukan oleh Marly Babb di Teluk Maine. (Dok. University of New England)

Peneliti menyebut bahwa jika mutasi tersebut mungkin merupakan akibat dari perubahan iklim yang membuat Teluk Maine memanas lebih cepat daripada daerah lainnya.

Penelitian untuk mengetahui dampak perubahan iklim terhadap larva lobster juga tengah dilakukan.

Baca juga: Tahukah Kamu, di Dunia Ini ada Lumba-lumba Warna Pink? 

Baca juga: Masih Satu Keluarga, Berikut Perbedaan Pesut dan Lumba-lumba

Pasalnya, jika populasi tidak terjaga, dampaknya akan ber[pengaruh pada industri lobster yang menjadi penyumbang bagi ekonomi lokal.

Lobster berwarna kuing ini bukanlah satu-satunya hewan krustasea aneh yang ditemui.

Ada pula lobster aneh yang ditemukan di Nova Scotia, Kanada, yakni lobster yang menumbuhkan capit ekstra yang terdapat pada capit inti.

Pengulangan bagian tubuh tak jarang terjadi pada arthropoda yang dicirikan oleh cetak biru tubuh mereka dari bagian tersegmentasi yang berulang.

Setiap segmen miliki seperangkat gen pengatur yang menentukan pelengkap apa yang tumbuh di bagian itu.

Jadi, ketika ada capit yang muncul di tempat yang salah, itu merupakan hasil dari kesalahan gen pengatur.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved