Arkeologi

Mumi Berlidah Emas Ditemukan di Situs Pemakaman Mesir Kuno

Mereka menemukan petunjuk baru yang menarik tentang masa lalu Mesir, termasuk menemukan mumi dari individu-individu 'berstatus tinggi'.

Istimewa
Mereka menemukan petunjuk baru yang menarik tentang masa lalu Mesir, termasuk menemukan mumi dari individu-individu 'berstatus tinggi'. 

Salah satu mumi ini telah dikuburkan dengan "sisa-sisa gulungan dan bagian dari kartonnage", yang menggambarkan dekorasi berlapis emas untuk menghormati dewa Osiris.

Yang lainnya memakai mahkota "berhiaskan tanduk, dan ular kobra di dahi," serta kalung yang memiliki liontin berbentuk kepala elang, lambang dewa Horus.

Para peneliti menemukan jimat dari kertas emas dalam bentuk lidah yang ditempatkan di mulut mumi.
Para peneliti menemukan jimat dari kertas emas dalam bentuk lidah yang ditempatkan di mulut mumi. (Facebook/ Ministry of Tourism and Antiquities وزارة السياحة والآثار)

Selain itu, para peneliti menemukan topeng pemakaman untuk seorang wanita yang dihiasi dengan daun emas melingkar dan delapan topeng pemakaman tambahan yang terbuat dari marmer.

"Topeng ini menunjukkan keahlian tinggi dalam seni pahat dan penggambaran fitur dari pemiliknya," katanya di postingan Facebook.

Dengan begitu banyak penemuan menarik dan unik, misi untuk menggali Kuil Taposiris Magna dapat mengungkap lebih banyak petunjuk ke dunia kuno dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Arkeolog Temukan 59 Mumi Utuh di Mesir, Dikubur Lebih dari 2.500 Tahun Lalu

Baca juga: Para Ahli Berhasil Ungkap Misteri di Balik Ekspresi Ketakutan Mumi Berusia 3.000 Tahun

Artefak Mesir yang Ditemukan dalam Kotak Cerutu Ini Ungkap Rahasia Piramida Agung Giza

Artefak yang hilang dari Piramida Agung Giza telah ditemukan dalam penemuan tak terduga di Universitas Aberdeen.

Asisten kuratorial, Abeer Eladany yang berasal dari Mesir saat itu sedang meninjau barang-barang koleksi museum University of Aberdeen ketika dia menemukan kotak cerutu yang ditandai dengan bekas bendera negaranya.

Di dalamnya terdapat beberapa serpihan kayu yang kemudian dia identifikasi sebagai pecahan kayu dari Piramida Besar yang telah hilang selama lebih dari satu abad.

Hanya tiga benda yang pernah ditemukan dari dalam Piramida Agung Giza yang dikenal sebagai "Dixon Relics", menurut University of Aberdeen.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved