Arkeologi

10 Penemuan Arkeolog Terbesar Sepanjang Tahun 2020

Gambar-gambar itu juga termasuk cetakan tangan manusia, desain geometris, dan gambar rusa, tapir, aligator, kelelawar, monyet, kura-kura, ular, landak

Istimewa
Gambar-gambar itu juga termasuk cetakan tangan manusia, desain geometris, dan gambar rusa, tapir, aligator, kelelawar, monyet, kura-kura, ular, landak, unta dan kuda, di antara hewan lainnya. 

Di Mesir, kuburan sering dirampok baik pada zaman kuno maupun modern, dan menemukan begitu banyak peti mati tersegel yang tidak terganggu dengan mumi adalah penemuan yang luar biasa.

Sejumlah artefak telah ditemukan di dalam peti mati, termasuk 40 patung yang menggambarkan Ptah-Soker, dewa yang merupakan gabungan dari Ptah, dewa Memphis, dan Soker (juga dieja Sokar dan Seker), yang merupakan dewa Saqqara.

Semua penemuan bertanggal antara sekitar 712 SM dan 30 SM, saat Mesir sering dikuasai oleh kelompok asing, seperti Asyur, Persia, dan Yunani.

Baca juga: Citra Satelit NASA Ungkap Fenomena Awan Aneh di Segitiga Bermuda

Baca juga: Sejumlah Misteri Paling Membingungkan di Dunia, Mulai dari Fenomena Bola Petir hingga Hutan Bengkok

4. Makam Romulus

Gambar pemindaian laser 3D yang menunjukkan lokasi makam (berwarna kuning) yang terkubur di bawah tangga ke Curia Julia, atau Gedung Senat, di Forum Romawi.
Gambar pemindaian laser 3D yang menunjukkan lokasi makam (berwarna kuning) yang terkubur di bawah tangga ke Curia Julia, atau Gedung Senat, di Forum Romawi. (Taman Colosseum)

Pada Februari 2020, para arkeolog mengumumkan penemuan makam Romulus di bawah Gedung Senat Forum Romawi.

Menurut legenda, Romulus mendirikan Roma pada abad ke-8 SM.

Dia dan saudaranya Remus konon ditinggalkan saat masih bayi dan dibesarkan oleh seekor serigala betina.
Ketika mereka mencapai usia dewasa, kedua bersaudara itu berselisih tentang di mana bukit Roma harus dibangun, dan Romulus membunuh Remus.

Saat ini, sebagian besar sejarawan menganggap cerita itu sebagai mitologis dan meragukan bahwa Romulus benar-benar ada.

Namun, orang Romawi kuno menganggapnya serius dan menempatkan makamnya di bawah Gedung Senat, jantung politik Romawi.

Di dalam makam, para arkeolog menemukan sarkofagus kosong sepanjang 4,5 kaki (1,4 m) yang terbuat dari batu vulkanik ringan, yang disebut tufa, yang digali dari Bukit Capitoline di bawah Forum Romawi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved