Rip Current, Penyebab Banyaknya Pengunjung Pantai Terseret Arus

Fenomena ini sering kali dikaitkan dengan hal-hal berbau supranatural. Terlebih lagi jika ada korban yang tewas.

Editor: Geafry Necolsen
Dokumentasi SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul
Tim SAR dan tim Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Departemen Teknologi Kebumian - Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada,┬ámelakukan penelitian RIP Current di Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti. Jumat (24/7/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO - Setiap tahun peristiwa orang terseret arus selalu terjadi di sepanjang Pantai Seruni hingga Pantai Watugupit, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Fenomena ini sering kali dikaitkan dengan hal-hal berbau supranatural. Terlebih lagi jika ada korban yang tewas.

Berdasarkan informasi dari SAR Satlinmas Gunungkidul pada 2019 ada 81 insiden orang terseret arus dengan 10 korban tewas.

Pada 2020, hingga Mei, tercatat sudah terjadi 29 insiden tersebut dengan satu korban tewas.

Baca juga: Jika Terjebak di Air Dalam, Ini Cara Mencegah Agar Tidak Tenggelam

Baca juga: 3 Manfaat Ajarkan Anak Berenang Sejak Dini

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, kecelakaan laut sebagian besar karena terseret rip current atau arus retas.

"Jadi sebagian besar korban terseret itu tidak mematuhi imbauan kita, dan terseret rip current," ucap Suris.

Untuk mengetahui lebih jauh soal adanya arus retas di pantai selatan Gunungkidul, sejumlah peneliti dari Universitas Gadjah Mada membuang cairan ramah lingkungan ke perairan.

Cairan itu diharap bisa membantu pemetaan arus retas.

Baca juga: 4 Hal Penting yang Harus Diperhatikan saat Membeli Mobil Bekas

Pada hari ini, pemetaan berlangsung di Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti.

Dari hasil pelacakan cairan diketahui zona bahaya yang bisa direkomendasikan agar wisatawan tidak berkegiatan di sana. 

Baca juga: Pulau Deadman, Tempat Mengerikan di Lepas Pantai yang Dipenuhi Sisa Kerangka Manusia

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved