Mengapa Beda Negara, Beda Juga 'Colokan' Listriknya?

karena banyak negara mengadopsi inovasi pada waktu yang berbeda-beda, steker yang mereka gunakan juga berubah seiring waktu.

Istimewa
karena banyak negara mengadopsi inovasi pada waktu yang berbeda-beda, steker yang mereka gunakan juga berubah seiring waktu. 

Mengapa Beda Negara, Beda Juga 'Colokan' Listriknya?

Oleh: Theodore J. Kury

KITA sering menemukan di bandara atau kamar hotel di negara lain, saat kita butuh mengecas ponsel, kamera, atau tab, tiba-tiba kita menemukan bentuk steker listrik yang aneh.

Mengapa lubangnya tiga? Mengapa bentuknya tidak bundar? Kenapa negara ini menggunakan steker dan stopkontak yang berbeda dari yang kita pakai di rumah?

Jawaban singkatnya adalah karena sistem distribusi listrik di rumah-rumah di seluruh dunia dibangun oleh ribuan orang berbeda selama 140 tahun terakhir, dan pekerjaan itu belum selesai.

Di seluruh dunia, sekitar 750 juta orang - atau satu dari 10 orang - masih belum memiliki akses listrik.

Baca juga: Cegah Kebakaran karena Korsleting Listrik di Rumah, Ini yang Harus Diperhatikan

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Covid-19, Flu, dan Alergi

Dan bagi 90% orang yang bisa mengakses listrik, ada 15 jenis steker yang berbeda yang digunakan di rumah-rumah di seluruh dunia.

Untuk memahami mengapa stopkontak tidak sama semua, kita perlu memahami cara kerja stopkontak.

Di Amerika Serikat (AS), lubang di sebelah kanan disebut sebagai sisi “panas” dan lubang sebelah kiri “netral”. Saat kita mencolokkan steker lampu dan menyalakannya, sirkuit akan tersambung sehingga aliran listrik mengalir dan menyalakan lampu.

Aliran listrik mengalir dari sisi “panas” melewati lampu lalu kembali ke sisi “netral”.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved