Wabah Penyakit

Pakar UGM Sebut Virus Nipah Berpotensi Menjadi Pandemi Baru

Semua virus bisa berpotensi menjadi ancaman pandemi baru. Termasuk kemunculan virus Nipah, di tengah pandemi virus corona yang saat ini masih berlangs

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Virus Nipah atau NiV diketahui dibawa oleh kelelawar buah yakni spesies kelelawar Pteropus. 

TRIBUNKALTIM.CO - Semua virus bisa berpotensi menjadi ancaman pandemi baru. Termasuk kemunculan virus Nipah, di tengah pandemi virus corona yang saat ini masih berlangsung.

Pakar mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK, mengatakan bahwa semua virus dari hewan dapat menular ke manusia.

"Lalu (virus) menular antar manusia dan dapat berpotensi menjadi pandemi baru, termasuk dalam hal ini virus Nipah," kata Prof Tri dalam siaran persnya, Senin (1/2/2021).

Kendati demikian, kata Prof Tri, ada begitu banyak faktor yang dapat menyebabkan suatu virus menjadi wabah.

Di antaranya dari tingkat virulensi virus, cara penularan, angka mortalitas atau kematian dan mortalitas penyakit yang ditimbulkan.

Selain itu, ada faktor respons imun atau kekebalan manusia, perilaku manusia, kesiapan surveilans kesehatan hingga kesiapan sistem kesehatan untuk merawat pasien.

"Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu menjaga kebersihan dan cara hidup sehat," kata Prof Tri.

Seperti diketahui, bahwa virus Nipah pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998-1999 dan sempat menular hingga Singapura.

Pada tahun 2001-2004, dilaporkan bahwa virus Nipah juga muncul di Bangladesh. Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tingkat kematian akibat infeksi virus ini mencapai antara 40-75 persen.

Upaya pencegahan pandemi virus Nipah

Menurut Prof Tri, antisipasi yang diperlukan untuk mencegah virus Nipah menjadi pandemi baru yakni dengan meningkatkan surveilans epidemiologi penyakit menular.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved