Astronomi

Bulan Kedua Bumi 2020 SO akan Segera Menghilang

Bumi akan kehilangan ' bulan' keduanya untuk selamanya. Para astronom menyebutnya 'mini moon' yang pertama kali terdeteksi mengorbit planet ini pada N

Istimewa
Bumi akan kehilangan ' bulan' keduanya untuk selamanya. Para astronom menyebutnya 'mini moon' yang pertama kali terdeteksi mengorbit planet ini pada November lalu. 

Uniknya, ini bukan pertama kalinya planet yang kita huni ini memiliki bulan kedua.

Faktanya, ruang angkasa penuh dengan asteroid kecil. 

Sesekali, salah satu batuan luar angkasa ini ditangkap oleh gravitasi planet kita untuk sementara waktu, sebelum dibuang kembali ke tata surya secara luas.

Baca juga: Citra Satelit NASA Ungkap Fenomena Awan Aneh di Segitiga Bermuda

Baca juga: NASA Luncurkan Toilet Seharga Rp 343 Miliar ke Stasiun Luar Angkasa

Dua mini-moons yang pernah terdeteksi dan dikonfirmasi adalah 2006 RH120 pada tahun 2006 dan 2007, lalu 2020 CD3 ditahun 2018 dan 2020.

Objek kecil lainnya yang awalnya dianggap asteroid adalah WT1190F, terdeteksi pada Oktober 2015 saat mendekati Bumi.

Mini moon 2020 SO ini melakukan pendekatan terakhir yang dekat ke Bumi pada 2 Februari lalu pada jarak sekitar 220.000 km dari Bumi, atau 58 persen dari jarak antara Bumi dan bulan, seperti dilansir dari Live Science.

Setelah itu, pada Maret 2021, gravitasi bumi akan melepaskan cengkeramannya pada benda tersebut.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved