Astronomi

Bulan Kedua Bumi 2020 SO akan Segera Menghilang

Bumi akan kehilangan ' bulan' keduanya untuk selamanya. Para astronom menyebutnya 'mini moon' yang pertama kali terdeteksi mengorbit planet ini pada N

Istimewa
Bumi akan kehilangan ' bulan' keduanya untuk selamanya. Para astronom menyebutnya 'mini moon' yang pertama kali terdeteksi mengorbit planet ini pada November lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bumi akan kehilangan ' bulan' keduanya untuk selamanya. Para astronom menyebutnya 'mini moon' yang pertama kali terdeteksi mengorbit planet ini pada November lalu.

Mini moon atau bulan kedua Bumi ini adalah objek yang terdeteksi para peneliti di badan antariksa nasional Amerika Serikat ( NASA), dikutip dari Earth Sky, Kamis (11/2/2021).

NASA kemudian mengonfirmasi bahwa itu adalah roket era 1960-an yang hilang dan ditemukan dari misi bulan Surveyor 2, yang diluncurkan lebih dari 50 tahun yang lalu.

Sekarang objek yang disebut dengan 2020 SO itu, mendekat lagi untuk terakhir kalinya. 

Paul Chodas, manajer pusat Objek Dekat Bumi NASA di Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California, pertama kali menduga bahwa objek tersebut mungkin adalah bagian roket Surveyor 2 yang hilang.

Baca juga: Bulan Ini, 3 Pesawat Ruang Angkasa Termasuk Milik Arab Saudi Mencapai Planet Mars

Baca juga: Pulang dari Luar Angkasa, Para Astronot Terkejut Lihat Situasi Bumi yang Berbeda Akibat Covid-19

Surveyor 2 adalah pesawat ruang angkasa robotik yang diluncurkan ke bulan pada tanggal 20 September 1966.

Namun, Pesawat ruang angkasa itu meledak ke luar angkasa di atas roket Atlas LV-3C Centaur-D dari Cape Kennedy, Florida.

Para astronom kali pertamanya melihat 2020 SO dengan menggunakan teleskop Pan-STARRS1 71 inci (1,8 meter) di Haleakala, Hawaii dan menambahkannya sebagai asteroid tipe Apollo di JPL Small-Body Database.

Kendati demikian, ditemukan fakta bahwa objek 2020 SO yang kemudian disebut bulan kedua Bumi ini, memiliki beberapa fitur yang membedakannya dari asteroid biasa.

Penampakan permukaan Bulan yang diambil dari NASA Mariner 10 pada tahun 1973.NASA/JPL/Northwestern University Penampakan permukaan Bulan yang diambil dari NASA Mariner 10 pada tahun 1973.

Baca juga: Foto Pertama Mars Diabadikan Pesawat Ruang Angkasa Tianwen-1 China

Baca juga: Medan Magnet Bumi Melemah, Satelit dan Pesawat Luar Angkasa Mulai Terpengaruh

NASA memperkirakan objek tersebut melaju melewati bulan Bumi dengan kecepatan 3.025 km per jam atau 0,84 km per detik. Itu adalah kecepatan yang sangat lambat untuk sebuah asteroid. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved