Virus Corona

Tidak Bisa Mencium Bau karena Covid-19? Ini Cara Mengatasinya

Hingga kini, lebih dari 100 juta orang telah terinfeksi. Sekitar 60% penderita telah mengalami gangguan penciuman dan rasa – dengan 10% di antaranya m

Tribunnews
Organisasi kesehatan dunia WHO menyarankan agar setiap individu yang berada di luar rumah untuk memakai masker secara baik dan benar di tengah wabah covid-19. 

Penelitian lebih baru menganjurkan bahwa empat bau yang digunakan dalam pelatihan penciuman harus diubah setiap 12 minggu.

Hasil dari pendekatan baru ini menunjukkan bahwa pemulihan indera penciuman yang lebih baik bisa tercapai. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa pelatihan penciuman yang berlanjut lebih lama – dalam hitungan minggu –lebih baik. Jadi, kita perlu meneruskan latihan karena hasilnya tidak instan.

Pada akhirnya, mereka yang mengalami gejala berkepanjangan mungkin perlu mencari nasihat medis lebih lanjut dari dokter mereka atau mencari rujukan ke klinik spesialis, terutama jika mereka mengalami gangguan penciuman yang menyakitkan yang disebut sebagai parosmia.

Meski demikian, pelatihan penciuman adalah awal pemulihan yang mudah dan sederhana.

Carl Philpott

Professor of Rhinology and Olfactology, University of East Anglia

Artikel ini tayang di Kompas.com berkat kerja sama dengan The Conversation Indonesia. Tulisan di atas diambil dari artikel asli berjudul "COVID-19 mematikan indra penciuman? Ini cara untuk melatihnya kembali menurut ahli". Isi di luar tanggung jawab Kompas.com.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved