Virus Corona

Setelah Sembuh dari Covid-19, Mungkinkah Tertular Lagi?

Masih banyak orang berpikir, ketika dirinya sudah pernah terinfeksi Covid-19, maka setelah sembuh ia akan kebal dari virus corona dan tak akan tertula

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Esper mengatakan, dia tidak akan terkejut jika penurunan antibodi dalam vaksin terjadi seiring waktu dan mengharuskan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahunan, seperti yang kita lakukan dengan vaksinasi flu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih banyak orang berpikir, ketika dirinya sudah pernah terinfeksi Covid-19, maka setelah sembuh ia akan kebal dari virus corona dan tak akan tertular lagi.

Nyatanya tidak selalu demikian. Dr. Frank Esper, MD, spesialis penyakit dari Cleveland Clinic mengatakan, masih ada banyak kesalahpahaman terkait penularan Covid-19.

Meski Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebut bahwa kasus infeksi ulang jarang terjadi, itu bukan berarti Anda benar-benar aman.

Baca juga: Tidak Bisa Mencium Bau karena Covid-19? Ini Cara Mengatasinya

Baca juga: Cara Merawat Pasien Covid-19 yang Harus Isolasi Mandiri di Rumah

Karena adanya kasus penularan ulang Covid-19 memang telah dilaporkan. Belum lagi, ada banyak hal dari Covid-19 yang masih terus berkembang.

“Sangat prematur untuk membuat asumsi bahwa hanya karena Anda telah terinfeksi Covid-19, maka Anda telah aman darinya. Saya rasa tidak ada orang yang ingin tertular Covid-19, apakah ini pertama kali atau kedua kali atau ketiga kalinya - tidak ada yang menginginkannya,” jelas Esper.

Infeksi Covid-19 yang menyerang Anda sebelumnya tidak berarti membuat Anda tak dapat terinfeksi ulang dan kemudian menularkannya kepada orang lain.

Anda mungkin berpikir Anda dalam kondisi aman, karena antibodi Anda telah terbentuk, tetapi jika Anda masih dapat menyebarkannya ke orang lain, itu juga sama berbahayanya.

Baca juga: Daftar Makanan yang Harus Dikonsumsi Pasien Covid-19

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Covid-19, Flu, dan Alergi

Pernah terinfeksi Covid-19 sekali, bukan kesempatan untuk mengabaikan semua protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik. Bagaimana pun ini adalah cara terbaik untuk melindungi Anda dan juga orang lain dari virus corona.

Esper menekankan, hal lain yang juga berbahaya, jangan pernah merasa terinfeksi Covid-19, jika Anda tidak melakukan tes Covid-19 sama sekali.

Ada banyak virus lain di luar sana yang menyebabkan gejala sama dengan virus corona. Anda bisa saja mengalami pilek atau flu yang sangat parah, atau Anda mungkin terkena sejumlah virus - adenovirus, an sebagainya.

Anda tidak akan bisa benar-benar membedakan antara infeksi virus corona dan infeksi adenovirus atau infeksi virus lainnya, karena semua sama buruknya.

“Jadi, jangan berasusmsi dan mengatakan Anda telah terinfeksi Covid-19 tanpa dites. Kemudian Anda merasa telah memiliki antibodi Covid-19, padahal sebenarnya tidak,” ujar Esper.

Baca juga: Kelelawar Membawa Banyak Virus Corona, Mengapa Tidak Ikut Sakit?

Baca juga: Sembuh dari Corona, Banyak Pasien Merasakan Gejala Aneh, Salah Satunya Jadi Pelupa

Ia menambahkan, meski saat ini tampaknya begitu banyak orang yang telah terinfeksi, nyatanya kebanyakan orang hingga saat ini belum terinfeksi Covid-19. Itu berarti, banyak dari kita yang tetap rentan terhadap Covid-19.

“Jika sebagian besar orang hingga saat ini sudah terinfeksi, kita tidak akan melihat jumlah kasus yang meroket setiap hari. Ini memberi tahu kita, berapa banyak orang yang rentan di luar sana dan bahwa kita semua harus bekerja sama untuk meminimalkan jumlah orang yang terinfeksi. "

Tak Terinfeksi Bukan Berarti Kebal

Jika Anda beberapa kali berada di sekitar orang tanpa masker dan hingga saat ini tak terinfeksi Covid-19, bukan berarti Anda kebal terhadap Covid-19.

Bisa jadi Anda terinfeksi dan tak menyadarinya, karena termasuk kelompok orang tanpa gejala, di mana tak timbul gejala apapun saat terinfeksi Covid-19.

Jika Anda terus bertemu orang tanpa masker, maka bukan tak mungkin Anda menyebarkan virus corona pada orang lain.

Masalahnya, teman atau keluarga yang tertular virus corona dari Anda, bisa jadi memiliki kondisi kesehatan yang berbeda dan mengembangkan gejala yang lebih parah.

“Sekalipun Anda tidak sakit, itu tidak berarti bahwa Anda tidak dapat menyebarkan Covd-19 ke anggota keluarga lain, tetangga, atau teman Anda. Jadi, sangat penting bagi setiap orang untuk memakai masker,” ujar Esper.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved