Mengapa Donasi Susu Formula Saat Pandemi Covid-19 Berbahaya?

Donasi formula pada masa darurat hampir selalu menyebabkan bahaya karena menurunkan angka menyusui dan meningkatkan kasus infeksi.

Istimewa
Donasi formula pada masa darurat hampir selalu menyebabkan bahaya karena menurunkan angka menyusui dan meningkatkan kasus infeksi. 

Tak hanya meningkatkan risiko kesehatan pada bayi dan ibu, penggunaan susu formula berkontribusi dalam polusi dan perubahan iklim karena produksi formula membutuhkan banyak sumber daya.

Peternakan sapi menyebabkan penggundulan hutan, dan selama proses produksinya membutuhkan sumber daya listrik dan air yang banyak sejak proses produksi hingga penyimpanan dan distribusi.

Selain itu produksi formula menghasilkan emisi gas efek rumah kaca (gas methan/CH4, nitrogen oksida/N2O, dan karbondioksida/CO2) yang berpengaruh besar terhadap perubahan iklim yang ekstrem. Ini merupakan alasan di balik topik Pekan Menyusui Sedunia tahun ini “Dukung Menyusui untuk Bumi yang Lebih Sehat”.

Di tengah ketidakpastian dan belum diketahui kapan persisnya pandemi ini akan berakhir, kita harus mendukung ibu dan keluarganya menyusui bayinya agar ibu dan bayinya sehat secara fisik dan batin. Air susu ibu jauh lebih sehat dan berkelanjutan dibanding susu formula olahan pabrik.

Menyusui tidak hanya melindungi kesehatan ibu dan bayi, namun juga kesehatan lingkungan kita.

Karleen Gribble

Adjunct Associate Professor, School of Nursing and Midwifery, Western Sydney University

Andini Pramono

PhD Candidate in Health Services Research and Policy Department, Research School of Population Health, Australian National University

Artikel ini tayang di Kompas.com berkat kerja sama dengan The Conversation Indonesia. Tulisan di atas diambil dari artikel asli berjudul "Donasi formula saat pandemi COVID-19 berbahaya, bagaimana dan kenapa kita harus mendukung menyusui?" Isi di luar tanggung jawab Kompas.com.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved