Curah Hujan Bisa Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Raung, Penerbangan Kemungkinan Kembali Normal

Ternyata tidak hanya curah hujan yang akan membantu membersihkan abu vulkanik dari Gunung Raung tersebut, tapi juga kondisi pergerakan angin akan ikut

Pexel
Ilustrasi. Ternyata tidak hanya curah hujan yang akan membantu membersihkan abu vulkanik dari Gunung Raung tersebut, tapi juga kondisi pergerakan angin akan ikut berpengaruh. 

Tim Analisis Kebencanaan Lingkungan Lapan mengatakan berdasarkan pantauan aplikasi sadewa.sains. lapan.go.id, daerah sekitar Gunung Raung masih akan diguyur hujan pada tanggal 8 hingga 10 Februari 2021.

Hujan juga diprakirakan akan mulai turun sejak pukul 10.00 WIB sampai tengah malam dengan curah hujan berkisar 7-10 mm.

Ternyata tidak hanya curah hujan yang akan membantu membersihkan abu vulkanik dari Gunung Raung tersebut, tapi juga kondisi pergerakan angin akan ikut berpengaruh.

Berdasarkan hasil analisi tim Lapan, pergerakan angin diketinggian 850 mb atau sekitar 1 kilometer dengan sumber yang sama terjadi pada 8-9 Februari 2021, mengarah dari arah barat laut menuju ke arah tenggara dengan kecepatan berkisar antara 3-9 meter per detik.

Pergerakan angin itu juga didominasi dengan pola angin background atau monsun Asia.

Sehingga jika abu vulkanik kembali bersih, ini akan membantu aktivitas penerbangan kembali berjalan normal.

"Analisis dan interpretasi digunakan untuk mengetahui potensi bahaya abu vulkanik letusan gunung, juga mengantisipasi dampak bagi masyarakat dan dunia penerbangan," jelas tim analisis.

Kendati membantu aktivitas penerbangan bisa kembali berjalan normal, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada, karena diperkirakan abu vulkanik dari Gunung Raung justru bergerak ke arah Banyuwani dan Selat Bali.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved