Virus Corona

Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Covid-19, Flu, dan Alergi

Hidung meler, nyeri wajah, mata gatal, dan postnasal drip adalah gejala umum alergi atau flu biasa. Bukan gejala Covid-19.

Antara Foto
Hidung meler, nyeri wajah, mata gatal, dan postnasal drip adalah gejala umum alergi atau flu biasa. Bukan gejala Covid-19. 

CDC mencatat bahwa gejala seperti sesak napas, batuk, kelelahan, sakit kepala, dan sakit tenggorokan bisa jadi merupakan gejala Covid-19 atau alergi.

Mata gatal dan bersin umumnya hanya gejala alergi.

Demam, nyeri otot, hilangnya rasa atau bau, mual, dan diare berhubungan dengan Covid-19 dan bukan alergi.

Covid-19 bukan flu

Covid-19 disebabkan oleh virus corona. Patogen ini sebenarnya erat kaitannya dengan pilek (salesma) daripada flu musiman.

Meski ada beberapa tumpang tindih, gejala khas Covid-19 lebih mirip dengaan flu pilek dibanding flu biasa.

Gejala flu pilek termasuk demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung meler atau tersumbat, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan.

Sementara flu biasa pilek atau hidung tersumbat, radang tenggorokan, batuk, sesak, nyeri badan ringan, sakit kepala ringan, bersin, demam ringan, dan malaise.

“Dalam hal membedakan antara flu dan Covid-19, hampir tidak mungkin untuk membedakannya,” kata Dr. Jake Deutsch, salah satu pendiri dan direktur klinis dari pusat Cure Urgent Care and Speciality Infusion di New York.

Baca juga: Tidak Bisa Mencium Bau Akibat Covid-19, Kapan Pulih Kembali?

"Itu kenapa orang disarankan untuk mendapatkan vaksinasi flu sehingga setidaknya dapat meminimalkan risiko flu dibandingkan dengan yang lainnya."

"Demam, nyeri tubuh, batuk, bersin semuanya bisa dikaitkan dengan keduanya. Jadi jika seseorang mengalami gejala itu, ada kekhawatiran seseorang kena flu atau Covid-19," jelasnya.

Jika Anda memiliki kasus Covid-19 ringan, flu, atau pilek, pengobatan diarahkan untuk mengatasi gejala, kata Cutler.

"Umumnya asetaminofen dianjurkan untuk mengatasi demam," ujarnya.

“Obat batuk dan sirup obat batuk juga dapat membantu mengencerkan sekresi lendir. Jika ada hidung tersumbat, antihistamin mungkin berguna.”

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved