Kenapa Meteorit Sering Jatuh di Indonesia Akhir-akhir Ini?

Kenapa sering terjadi benda antariksa atau meteorit jatuh di Indonesia akhir-akhir ini?

istimewa
Kenapa sering terjadi benda antariksa atau meteorit jatuh di Indonesia akhir-akhir ini? 

Dengan memperhitungkan fraksi area yang dihuni manusia, baik pedesaan hingga perkotaan, maka frekuensi wilayah daratan Indonesia yang berpenghuni akan menyaksikan meteor-terang atau meteor-sangat terang.

Nah, meteor-terang atau meteor-sangat terang tersebutlah yang memproduksi meteorit setiap 50 hingga 60 hari sekali.

Baca juga: Mengapa Indonesia Semakin Sering Diguncang Gempa Bumi?

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Bencana Alam?

Marufin menyebutkan, dalam lima bulan terakhir, yaitu Agustus 2020 hingga Januari 2021, ada dua kejadian tumbukan benda langit yang memproduksi meteorit di Indonesia.

"Selisih waktu antara dua peristiwa tersebut mencapai 180 hari. Jadi, masih di ambang batas wajar," ucap dia.

Namun, Marufin meyakini bahwa kejadian suara dentuman misterius yang terjadi di Malang bukanlah berasal dari jatuhnya benda antariksa atau meteoroid, maupun gempa bumi.

"Tidak ada. Tidak disertai laporan terlihatnya kilatan cahaya terang ataupun rekaman seismik unik dari sensor seismometer terdekat," jelasnya.

Baca juga: Deretan Bencana Alam Awal Tahun 2021, Apa yang Sedang Terjadi?

Baca juga: BMKG Ungkap Fenomena tak Lazim, 54 Kali Gempa Dalam 21 Hari

Selain itu, meskipun pada tanggal 2 Februari 2021 diprediksi adanya Obyek 2020 SO yang lewat dekat Bumi, hal itu tidak ada kaitannya dengan suara dentuman tersebut.

"Obyek 2020 SO lewat pada jarak 255.000 kilometer dan sudah dipastikan sebagai bekas roket. Jadi, enggak jatuh kembali ke Bumi," ujarnya.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved