Mengapa Pesawat yang Rusak Disimpan di Gurun Pasir?

Rupanya ada beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa pesawat yang rusak atau telah pensiun disimpan di gurun pasir.

istimewa
Rupanya ada beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa pesawat yang rusak atau telah pensiun disimpan di gurun pasir. 

Meskipun makhluk kecil juga ada di iklim kering ini, namun kurangnya vegetasi dan air membuat kemungkinan keberadaannya kecil.

Ini menjadi alasan mengapa burung dan serangga mungkin melihat pesawat sebagai tempat ideal untuk bersarang.

Asia Pacific Storage menjelaskan, "Alice Springs menawarkan lingkungan yang sempurna untuk pelestarian pesawat terbang dan nilai modal yang melekat padanya. Fasilitas ini mendapat manfaat dari lingkungan gurun yang gersang yang ditandai dengan kelembaban rata-rata sepanjang tahun sekitar 25 persen, di luar zona siklon Australia, curah hujan rendah, dan dengan vegetasi di dataran rendah yang memberikan kualitas tambahan penahan debu."

Baca juga: Bagini Nasib Bangkai Pesawat yang Sudah Tidak Terpakai

Baca juga: Apakah Pesawat Bisa Melakukan Pendaratan Darurat di Permukaan Air?

Ruang dan Medan

Faktor besar untuk lokasi penyimpanan yang terletak di gurun adalah bahwa mereka bukanlah bandara.

Bandara memang memiliki fasilitas parkir, namun ruang mereka tentu lebih terbatas daripada yang ditemukan di situs penyimpanan khusus jangka panjang.

Di luar krisis kesehatan global dan kemerosotan industri penerbangan, bandara lebih suka menggunakan sedikit ruang yang mereka miliki, apakah itu gerbang atau hanggar, untuk pesawat yang lebih aktif.

Oleh karena itu, gurun sangat ideal dengan persediaan ruang yang cukup.

Tidak banyak persaingan untuk memperebutkan tanah.

Hal ini membuat biaya pembebasan lahan menjadi rendah bagi operator fasilitas penyimpanan dan membuat biaya sewa menjadi murah bagi maskapai penerbangan dan pembuat pesawat.

Baca juga: Ada Kuburan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Bagini Nasib Bangkai Pesawat yang Sudah Tidak Terpakai

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved