Zona Mati Semakin Meluas, Apa Penyebabnya?

Berdasarkan kondisi saat ini, beberapa ilmuwan berpikir jika Teluk Meksiko akan mengalami zona mati terbesar untuk ke-2 kalinya.

istimewa
Zona mati merupakan perairan yang memiliki konsentrasi rendah oksigen terlarut yang tidak mendukung kehidupan ekosistem laut. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Musim panas ini, Teluk Meksiko akan memperlihatkan zona mati terbesarnya.

Zona mati dikenal dalam literatur ilmiah sebagai hipoksida yang artinya oksigen rendah.

Zona mati merupakan perairan yang memiliki konsentrasi rendah oksigen terlarut yang tidak mendukung kehidupan ekosistem laut.

Untuk pertama kalinya zona mati terlihat pada tahun 1970-an, dan sejak saat itu zona mati telah bertambah besar.

Berdasarkan kondisi saat ini, beberapa ilmuwan berpikir jika Teluk Meksiko akan mengalami zona mati terbesar untuk ke-2 kalinya.

Baca juga: Ratusan Paus Mati di Australia, Terdampar dan Gagal Diselamatkan

Baca juga: Ratusan Burung Ditemukan Mati Berserakan di Jalanan Roma Italia, Apa Penyebabnya?

Baca juga: Misteri Kematian Ratusan Gajah di Botswana Berhasil Diungkap, Ini Penyebabnya

Dilansir TribunTravel dari laman CNN, zona mati akan terlihat di Teluk Meksiko pada bulan Juli.

Menurut prakiraan Ilmuwan asal Universitas Negeri Louisiana, zona mati akan terlihat sangat besar dengan ukuran yang sama dengan negara bagian New Jersey.

Zona mati untuk kali ini akan berada di daerah laut penuh ikan dimana lokasi kapal nelayan sering berburu ikan.

Sehingga dianjurkan bagi para pekerja kapal untuk mengeluarkan bahan bakar lebih banyak untuk perjalanan lebih jauh dari biasanya.

"Kami pikir ini akan menjadi yang terbesar kedua, tetapi bisa sangat baik untuk mengatasinya," kata Nancy Rabalais, ahli ekologi kelautan yang TribunTravel lansir dari laman edition.cnn.com.

Untuk pertama kalinya zona mati terlihat pada tahun 1970-an, dan sejak saat itu zona mati telah bertambah besar.
Untuk pertama kalinya zona mati terlihat pada tahun 1970-an, dan sejak saat itu zona mati telah bertambah besar. (istimewa)
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved