Fakta Menarik

Mengapa Kebanyakan Jalur Pesawat Berada di Atas Laut? Ini Alasannya

Meskipun perjalanan udara tak melewati jalan seperti di darat, tidak sembarang tempat bisa dilalui pesawat terbang.

Editor: Geafry Necolsen
Minime
Meskipun perjalanan udara tak melewati jalan seperti di darat, tidak sembarang tempat bisa dilalui pesawat terbang. 

Mengapa Kebanyakan Jalur Pesawat Berada di Atas Laut? Ini Alasannya

TRIBUNTRAVEL.COM - Traveler yang pernah bepergian naik pesawat, tentu sering melihat ke luar jendela untuk menikmati pemandangan dari atas.

Nah, pemandangan yang sering kali terlihat saat kita melihat ke luar jendela adalah lautan.

Hal itu disebabkan karena jalur udara pesawat kebanyakan memang berada di atas laut.

Lantas, mengapa jalur udara pesawat kebanyakan berada di atas laut?

Jalur Udara Pesawat di Atas Laut

Jalur perjalanan udara dibuat dengan sangat teliti oleh para ahli.

Sebab, meskipun perjalanan udara tak melewati jalan seperti di darat, tidak sembarang tempat bisa dilalui pesawat terbang.

Demi perjalanan udara yang aman, biasanya pesawat terbang melewati tempat yang anginnya tenang, jarang terjadi badai, dan tidak ada gunung yang berbahaya.

Baca juga: Tak Bisa Dihancurkan, Ini 7 Fakta Menarik tentang Black Box Pesawat

Baca juga: Kenapa Butuh Waktu Lama untuk Temukan Black Box Usai Kecelakaan Pesawat?

Baca juga: Kenapa Perjalanan Pesawat Lebih Cepat dari Barat ke Timur, Bukan Sebaliknya?

Jalur udara pesawat terbang yang berada di atas laut dinilai lebih aman dibandingkan jika pesawat terbang di atas daratan.

Laut merupakan tempat pendaratan yang lebih aman, kalau saja pesawat mengalami kerusakan atau kecelakaan.

Jika pesawat terbang di atas daratan yang merupakan pemukiman penduduk, maka bisa lebih berisiko menyebabkan korban yang lebih banyak.

Jalur pesawat juga sudah ditentukan oleh ahli, sesuai rute penerbangan pesawat.

Sehingga, pesawat yang sedang terbang melalui jalur udaranya masing-masing tetap sesuai pada rute penerbangannya.

Selain ketentuan jalur udara yang dipilih dengan teliti, penerbangan pesawat juga memiliki banyak aturan agar perjalanan pesawat tetap aman.

Misalnya, untuk menambah ketinggian saat menerbangkan pesawat, pilot juga harus meminta izin dengan petugas yang berada di Air Traffic Control atau ATC.

Petugas di ATC bertugas memandu lalu lintas pesawat di udara.

Bagaimana Pesawat Melakukan Pendaratan di Air?

Dalam keadaan tertentu, pesawat bisa melakukan pendaratan darurat di air.

Beberapa kondisi yang bisa membuat pilot memutuskan pesawat harus mendarat di atas air misalnya seperti kerusakan mesin pesawat atau kehabisan bahan bakar.

Ilustrasi pesawat terbang di atas laut.
Ilustrasi pesawat terbang di atas laut. (MiniTime)

Menurut para ahli, pendaratan di air jarang terjadi, terutama pada pesawat yang membawa penumpang.

Pilot biasanya memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di atas air ketika tidak ada pilihan lain yang lebih baik.

Pesawat sudah dilengkapi peralatan yang mendukung prosedur pendaratan darurat.

Namun, pilot tetap harus memperhitungkan area air yang aman untuk melakukan pendaratan dan posisi pesawat saat mendarat di air.

Ini dilakukan agar tidak terjadi kerusakan pada pesawat dan tidak ada penumpang yang terluka.

Pesawat juga menyediakan peralatan keselamatan yang bisa dipakai penumpang, seperti pelampung dan rakit.

Kemudian, saat pesawat sudah berhasil melakukan pendaratan darurat di atas air, maka penumpang, awak kabin, dan pilot harus segera dievakuasi dari pesawat ke tempat yang lebih aman.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved