Fakta Menarik

Vaksin Covid-19 Dikirim ke Penjuru Dunia, Pilot Ini Lintasi Jalur Rumit Berbentuk Jarum Suntik

Pilot melanjutkan terbang melintasi jalur rumit dan menggambar jarum suntik, lengkap dengan tetesan dari jarum.

istimewa
Pilot melanjutkan terbang melintasi jalur rumit dan menggambar jarum suntik, lengkap dengan tetesan dari jarum. 

Vaksin Covid-19 Dikirim ke Penjuru Dunia, Pilot Ini Lintasi Jalur Rumit Berbentuk Jarum Suntik

TRIBUNTRAVEL.COM - Pada pagi hari sebelum Malam Natal, seorang pilot terbang ke langit untuk menyampaikan penghormatan kepada vaksin yang akan diluncurkan di seluruh negeri mulai hari Minggu (27/12/2020).

Dalam waktu kurang dari setahun sejak dimulainya pandemi, maskapai penerbangan telah memulai tugas pengangkutan vaksin Covid-19 yang direncanakan dengan cermat.

Negara-negara di seluruh dunia saat ini sedang merencanakan dan meluncurkan upaya kolosal untuk meluncurkannya.

Namun, di samping salah satu pencapaian ilmiah terbesar umat manusia, ada hal lain yang sedang meningkat yakni skeptisisme vaksin.

Baca juga: Deretan Orang yang Selamat dari Situasi Mematikan, Ada yang Sembunyi di Roda Pesawat Selama 5 Jam

Melansir laman Simple Flying, Minggu (27/12/2020), Seorang pilot yang terbang dari Friedrichshafen di Jerman selatan terbang ke langit pada hari Rabu (24/12/2020) untuk menunjukkan pendirian mereka tentang masalah tersebut.

Selama penerbangan di bagian selatan Jerman, pilot tersebut melintasi jalur rumit berbentuk jarum suntik, lengkap dengan tetesan, menggunakan Diamond DA20 Katana.

Jalur Penerbangan

Jalur rumit berbentuk jarum suntik yang dilintasi pilot.
Jalur rumit berbentuk jarum suntik yang dilintasi pilot. (FlightRadar24.com)

Penerbangan dimulai dari Bodensee Airport Friedrichshafen (FDH) pada 10.04 waktu setempat pada 24 Desember 2020.

Pilot melanjutkan terbang melintasi jalur rumit dan menggambar jarum suntik, lengkap dengan tetesan dari jarum.

Pola jalur penerbangan membutuhkan belokan yang agak tajam, tetapi pesawat Diamond DA20 Katana yang gesit dengan registrasi D-ENIG sangat cocok untuk tugas tersebut.

Pilot mencapai ketinggian 5.475 kaki dan kecepatan tertinggi 121 knot saat mereka menyelesaikan satu sisi laras jarum suntik.

Garis tipis dari jarum itu dicapai dengan mundur dari jalur penerbangan yang telah mereka ambil sampai ke ujungnya.

Setelah menyelesaikan karya seni langit yang tidak terlihat dengan mata telanjang, pilot mendaratkan DA20 kembali di FDH satu jam dan 44 menit setelah lepas landas.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved