Survival

Sedang Musim Menetas, Ini Cara Mengatasi Gigitan Ular Kobra yang Mematikan

Ular kobra termasuk dalam jenis ular elapid dan merupakan tingkat bisa paling tinggi.

Shutterstock
Ular kobra termasuk dalam jenis ular elapid dan merupakan tingkat bisa paling tinggi. 

Sedang Musim Menetas, Ini Cara Mengatasi Gigitan Ular Kobra yang Mematikan

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Kemunculan ular kobra di perumahan-perumahan  membuat geger warga.

Pasalnya, ular kobra termasuk salah satu hewan mematikan. Kendati panjang anak ular kobra sekitar 30 cm, tetap saja berbahaya dan perlu ditangani dengan baik.

Apalagi jika sampai terkena bisa ular kobra, perlu penanganan intensif agar tak membahayakan nyawa.

Oleh karena itu, pengetahuan cara pertolongan pertama saaat digigit ular kobra sebelum mengunjungi rumah sakit adalah hal penting.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Musibah Kebakaran?

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Gempa, Jauhi Laut Hindari Tsunami

Baca juga: Odol dan Es Batu Hanya Memperparah, Begini Cara Menangani Luka Bakar

Perawat satwa reptil Eka Siwi menjelaskan, pertolongan pertama bisa menggunakan dua bongkah balok kayu atau papan dan seutas tali yang kuat.

Cara ini berbeda dengan metode lampau di mana menangani gigitan ular berbisa dengan menghisap bekas gigitan ular, menyobek, dan mengikat di sekitar area bekas gigitan.

Seharusnya, cara tersebut tidak dilakukan. "Terkadang kalau sedang sikat gigi, gusi mungkin akan berdarah (dan ada luka terbuka di gusi).

Jika menghisap bisa kobra ke dalam mulut, itu sama saja seperti kita memindahkan bisa kobra dari korban ke mulut kita," kata Eka saat ditemui di Museum Komodo dan Taman Reptilia, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Sementara untuk teknik menyobek luka gigitan, hal tersebut justru kian membuat parah luka dan menyebabkan infeksi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved