Sejarah

Di Bawah Keindahan Kota Paris, Ada Jutaan Kerangka Manusia

Selama ini Paris identik dengan Menara Eiffel, atau lukisan Mona Lisa yang terkenal. Tapi pernahkah berkunjung ke sebuah tempat wisata yang tersembun

istimewa
Selama ini Paris identik dengan Menara Eiffel, atau lukisan Mona Lisa yang terkenal. Tapi pernahkah berkunjung ke sebuah tempat wisata yang tersembunyi di sana? 

TRIBUNKALTIM.CO - Selama ini Paris identik dengan Menara Eiffel, atau lukisan Mona Lisa yang terkenal.

Tapi pernahkah berkunjung ke sebuah tempat wisata yang tersembunyi di sana?

Jika belum, cobalah untuk mengunjungi Catacombs of Paris, terowongan bawah tanah yang berisi tulang belulang lebih dari enam juta orang mati.

Di sini, masyarakat Paris memakamkan orang-orang yang meninggal. Karena adanya aturan penggunaan lahan, otoritas Paris saat itu mengumpulkan mayat-mayat dan meletakkannya di bawah tanah.

Butuh waktu dua tahun untuk memindahkan semua tulang belulang dari beberapa tempat ke Catacombs of Paris ini, yakni tepatnya pada tahun 1785 hingga 1787.

Tulang-tulang tersebut dipindahkan pada malam hari, disertai ritual dan nyanyian yang dipimpin seorang pastor sepanjang perjalanan dari makam menuju terowongan.

Awalnya sisa tulang hanya disimpan dan diletakkan begitu saja.

Hingga akhrinya, sisa tulang tersebut ditata ulang dan disusun sedemikian rupa, sehingga terlihat seperti sekarang.

Penataan tersebut rupanya mengundang rasa penasaran warga setempat bahkan keluarga kerajaan.

Dan pada tahun 1809, Catacombs of Paris telah dibuka untuk umum.

Baru pada tahun 1867-an, resmi menjadi obyek wisata di Paris.

tribunnews
Catacombs Paris (Listverse)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved