Sains

Terlalu Banyak Makan Telur dapat Mengganggu Keseimbangan Hormon

Apakah Anda penyuka telur? Dalam sehari berapa banyak telur yang Anda konsumsi?

Editor: Geafry Necolsen
egg.ca
Apakah Anda penyuka telur? Dalam sehari berapa banyak telur yang Anda konsumsi? 

Terlalu Banyak Makan Telur dapat Mengganggu Keseimbangan Hormon

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Apakah Anda penyuka telur? Dalam sehari berapa banyak telur yang Anda konsumsi?

Untuk orang Indonesia, telur sering dijadikan lauk untuk makan.

Telur bisa ditemukan di menu sarapan pagi Anda dalam bentuk telur dadar atau telur mata sapi atau di menu makan siang.

Tapi, apa yang terjadi jika Anda kebanyakan makan telur?

Efek samping kebanyakan makan telur
Telur merupakan bahan makanan yang mempunyai banyak gizi yang cukup lengkap.

Selain mengandung banyak protein, telur juga memiliki karbohidrat dan delapan macam asam amino sehingga berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Baca juga: Menyeruput Kopi di Pagi Hari, Bisa Mengacaukan Produksi Hormon Kortisol

 Berapa Banyak Telur yang Boleh Dikonsumsi Anak Dalam Sehari?

 Satu Butir Telur Setiap Hari Terbukti Memacu Pertumbuhan Anak

 Batas Kadaluarsa Makanan yang Disimpan di Dalam Kulkas, Telur Tahan Sampai 1 Bulan!

Tapi tahukah Anda, ternyata terdapat dampak yang kurang baik bagi tubuh jika Anda kebanyakan makan telur?

Apa yang akan terjadi jika Anda kebanyakan makan telur? Berikut penjelasannya.

1. Meningkatkan kolesterol
Satu butir telur mengandung sekitar 185 mg kolesterol per butirnya. Konsumsi 6 butir dalam seminggu adalah batas maksimal yang diperbolehkan.

Namun jumlah ini juga harus diimbangi dengan aktivitas olahraga.

Anda harus menjaga tingkat kolesterol di bawah 200 miligram per hari.

Bila Anda terlalu banyak makan telur, Anda akan mengalami kelebihan kolesterol, akibatnya tubuh akan mengalami peningkatan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

2. Risiko diabetes
Kandungan lemak dalam telur juga bisa memicu penyakit diabetes, terutama pada wanita.

Menurut penelitian, makan telur ayam setiap hari membuat pria berisiko 55% mengalami diabetes tipe dua. Sedangkan wanita, berisiko sekitar 77%, lebih besar dari pria.

3. Jerawat
Meski tidak langsung menyebabkan jerawat, telur dapat membuat jerawat pada sebagian orang semakin memburuk.

Pola makan yang tinggi daging dan produk daging termasuk telur, biasanya mengandung karbohidrat olahan dan makanan olahan yang dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Peradangan akan membuat laju produksi kelenjar minyak meningkat, sehingga membuat kulit berminyak, mengundang bakteri dan memicu munculnya jerawat di kulit.

4. Kelebihan berat badan
Telur mengandung 75 kalori per butirnya. Jika Anda makan telur orak-arik untuk menu sarapan dari tiga telur, Anda sudah mendapatkan 225 kalori.

Tingginya kalori dalam telur dapat membuat berat badan Anda semakin naik.

Kandungan lemak yang tinggi pada telur, juga bisa membuat berat badan Anda bertambah.

Bila ingin lebih sehat, sebaiknya makan telur 2-3 hari sekali untuk wanita yang merasa kelebihan berat badan.

5. Ketidakseimbangan hormon
Pada telur non-organik, unggas biasanya diberi suntik hormon. Hormon tersebut bisa mengganggu aktivitas hormonal dalam tubuh Anda.

Konsumsi terlalu banyak telur membuat hormon Anda jadi mudah naik turun. Apalagi pada wanita.

Konsumsi protein hewani sebaiknya diatur dengan lebih banyak sayur dan buah untuk mengimbangi efek sampingnya.

6. Menimbulkan alergi
Bagi Anda yang mudah alergi makanan, telur jenis tertentu bisa membuat Anda mengalami alergi.

Bila Anda ingin konsumsi telur yang aman, selalu perhatikan apakah telur Anda berkualitas baik, tidak busuk, kulitnya tidak retak dan sebagainya.

Hal ini meminimalisasi efek tidak higienis dari telur yang bisa membuat alergi makanan.

Cara Membedakan Telur Segar, Telur Lama dan Telur Busuk

Telur memang baik untuk kesehatan. Namun porsi yang tepat selalu bisa memberikan hasil yang maksimal dibanding porsi yang berlebihan, jangan sampai Anda kebanyakan makan telur dan merugikan kesehatan Anda.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved