Sains

Kesepian Memicu Kematian Dini, Berikut 5 Cara Mengatasinya 

Psikolog Amy Sullivan, Psy.D., menjelaskan saat kesepian hormon stres kita meningkat pesat.

net
Hasil surveinya mengungkap, lebih dari setengah responden merasa kesepian karena tidak punya teman, hubungan personalnya hambar, atau merasa terisolasi dari lainnya. 

Kesepian Memicu Kematian Dini, Berikut 5 Cara Mengatasinya 

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Kesepian menjadi salah satu masalah kesehatan karena dapat memengaruhi fisik dan mental seseorang.

Psikolog Amy Sullivan, Psy.D., menjelaskan saat kesepian hormon stres kita meningkat pesat.

"Kortisol dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah, dan memicu peradangan," jelasnya seperti dilansir Cleveland Clinic.

Baca juga: Menyeruput Kopi di Pagi Hari, Bisa Mengacaukan Produksi Hormon Kortisol

Baca juga: Terlalu Lama Tidur dapat Meningkatkan Risiko Kematian

Selain masalah fisik, kesepian juga memicu masalah kesehatan serius seperti depresi dan kecemasan.

Sejumlah penelitian menunjukkan, bahaya kesepian yang bisa memicu depresi sampai kematian dini.

Kesepian setara merokok 15 batang/hari Riset dari asuransi Cigna, pada 2018, meneliti perilaku milenial (23-37 tahun) dan generasi Z (18-22 tahun) yang tinggal di AS.

Hasil surveinya mengungkap, lebih dari setengah responden merasa kesepian karena tidak punya teman, hubungan personalnya hambar, atau merasa terisolasi dari lainnya.

Ingat, Obat Antibiotik Harus Dihabiskan Meski Sudah Sembuh, Ini Alasannya

Tak Boleh Sembarangan, Kapan Waktu Tepat Konsumsi Antibiotik?

Dokter dari Cigna selaku perwakilan peneliti, Douglas Nemecek, MD, menyebut hasil riset tersebut menunjukkan kesepian sudah jadi epidemi.

"Kesepian dampaknya setara dengan merokok 15 batang sehari. Lebih berbahaya dari obesitas," jelas Nemecek, seperti dilansir Web MD.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved