Flora dan Fauna

Dianggap Ampuh Lawan Virus Corona, Ribuan Hiu Dibantai Termasuk yang Ada di Indonesia

Populasi hiu di perairan Indonesia ikut terancam, setengah juta hiu dibantai demi vaksin Covid-19, dianggap ampuh lawan virus corona.

Editor: Geafry Necolsen
BBC
Ikan hiu turut menjaga keseimbangan ekosistem 

Dianggap Ampuh Lawan Virus Corona, Ribuan Hiu Dibantai Termasuk yang Ada di Indonesia

TRIBUNKALTARA.COM - Populasi hiu di perairan Indonesia ikut terancam, setengah juta hiu dibantai demi vaksin Covid-19, dianggap ampuh lawan virus corona.

Para ahli satwa liar mengklaim setengah juta hiu dibantai dalam upaya membuat vaksin Covid-19.

Termasuk hiu di perairan Indonesia yang populasinya terancam akibat perburuan dan pembantaian demi vaksin Covid-19.

Baca juga: Apa Jadinya kalau Tidak ada Hiu di Bumi?

Baca juga: Studi Ungkap Hewan Laut yang Ditakuti Hiu

Shark Allies mengatakan bahwa, dari vaksin ini, 17 menggunakan adjuvan, dan lima di antaranya adalah adjuvan berbasis hiu-squalene.

Kelompok tersebut juga telah menyuarakan keprihatinan atas daerah tempat hiu dibantai dan mengatakan sering kali datang dari negara-negara yang 'diatur dengan buruk dalam hal produksi perikanan dan minyak ikan'.

Squalene seringkali bersumber dari operasi penangkapan ikan swasta kecil di Samudra Pasifik dari negara-negara seperti Indonesia dan Filipina, dan diproses di Cina.

Mereka memperingatkan bahwa peningkatan permintaan dapat meningkatkan tekanan pada populasi hiu di negara-negara tersebut, serta di Eropa dan AS, sekaligus meningkatkan kekhawatiran atas hiu gulper yang sudah rentan - yang kaya akan squalene.

Menurut perkiraan para konservasionis, sekitar tiga juta hiu dibunuh setiap tahun untuk squalene, yang juga digunakan dalam kosmetik dan oli mesin.

Sekitar 3.000 hiu dibutuhkan untuk mengekstrak satu ton squalene.

Diketahui hiu dipanen untuk squalene, minyak alami yang dibuat dari hati hiu ( minyak hiu ), yang digunakan sebagai obat - termasuk untuk obat flu saat ini.

Bahan tersebut digunakan sebagai adjuvan untuk meningkatkan efektivitas vaksin dengan menciptakan respon imun yang lebih kuat.

Minyak hiu ini digunakan di beberapa kandidat untuk vaksin Covid-19 atau vaksin virus corona.

Dailymail.co.uk memberitakan, jika salah satu dari vaksin tersebut digunakan di seluruh dunia, kelompok konservasionis Shark Allies percaya bahwa sekitar 250.000 hiu perlu disembelih untuk memberikan satu dosis bagi setiap orang.

500.000 Hiu Dibantai

Namun beberapa ilmuwan percaya bahwa dua dosis mungkin diperlukan untuk mengimunisasi populasi, yang berarti sekitar 500.000 hiu perlu disembelih, menurut perhitungan kelompok yang berbasis di California, Amerika Serikat.

Stefanie Brendl, pendiri dan direktur eksekutif Shark Allies, mengatakan, memanen sesuatu dari hewan liar tidak akan pernah berkelanjutan, terutama jika itu adalah predator teratas yang tidak berkembang biak dalam jumlah besar.

Ada begitu banyak yang tidak diketahui tentang seberapa besar dan berapa lama pandemi Covid-19 mungkin berlangsung, dan kemudian berapa banyak versi yang harus dilalui.

Jika terus menggunakan hiu, jumlah hiu yang diambil untuk produk ini bisa sangat tinggi, dari tahun ke tahun.

Dalam sebuah posting Facebook, Stefanie Brendl menambahkan: "Kami tidak mencoba memperlambat atau menghalangi produksi vaksin.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved