Fakta Menarik

Bahaya Mie Instan, Fakta atau Hoax?

Apakah bahaya mie instan hanya sekedar hoax belaka atau memang terdapat bahaya yang mengintai yang perlu untuk diwaspadai?

Editor: Geafry Necolsen
HelloSehat
Ilustrasi Makan Mie Instant 

Bahaya Mie Instan, Fakta atau Hoax?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Mie instan bisa dikatakan makanan favorit orang Indonesia, selain rasanya yang enak dan praktis untuk dibuat, mie instan juga dapat dibeli dengan harga yang murah.

Mie instan juga mudah ditemukan dan dibeli di berbagai pasar swalayan ataupun supermarket di sekitar rumah. Meskipun demikian, terdapat kontroversi yang menekankan bahaya mie instan.

Namun, apakah bahaya mie instan hanya sekedar hoax belaka atau memang terdapat bahaya yang mengintai yang perlu untuk diwaspadai?

Apa bahaya mie instan yang perlu diwaspadai?
Mie instan pada dasarnya aman dikonsumsi dalam porsi dan jumlah yang sesuai takaran serta tidak dikonsusmi secara terus-menerus.

Baca juga: Apa yang Akan Terjadi Jika Kebanyakan Makan Mie Instan?

Baca juga: Makan Mie Instan Pakai Nasi, Sehat atau Tidak?

Namun, bahaya mie instan adalah suatu fakta dan bukanlah hoax. Berikut adalah beberapa bahaya mie instan yang dapat merugikan kesehatan:

Tinggi kadar garam
Rahasia kelezatan mie instan terletak pada bumbu-bumbunya. Namun salah satu bumbunya, yaitu garam, turut berkontribusi dalam membentuk bahaya mie instan.

Garam sebenarnya tidak masalah jika dikonsumsi dalam kadar yang tidak berlebih, tetapi kadar garam dalam mie instan yang berlebih berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Kandungan garam dalam mie instan ditemukan sudah memenuhi 88% kadar batas harian garam yang boleh dikonsumsi.

Meningkatkan risiko terkena cardiometabolic syndrome
Studi menemukan bahwa bahaya mie instan adalah dapat meningkatkan risiko cardiometabolic syndrome yang merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan adanya hipertensi, penumpukan lemak di perut, resistensi insulin, dan masalah dalam toleransi glukosa.

Apabila Anda memiliki risiko yang besar untuk mengalami cardiometabolic syndrome, maka Anda juga akan memiliki peluang yang tinggi untuk mengalami penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Sulit untuk dicerna
Bahaya mie instan lainnya adalah sulit untuk dicerna. Tubuh memerlukan waktu hingga berjam-jam untuk mencerna mie.

Hal tersebut dapat mengganggu kadar gula darah dan pelepasan insulin dalam tubuh, serta memperlambat kinerja sistem pencernaan.

Memiliki senyawa TBHQ
Senyawa TBHQ atau tertiary butylhydroquinone adalah zat yang digunakan untuk mengawetkan dan mencegah mie instan untuk cepat membusuk. Senyawa inilah yang menjadi penyebab bahaya mie instan.

Dalam takaran yang sedikit, TBHQ dinilai aman. Namun, lain halnya jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak atau saat dikonsumsi secara terus-menerus.

Riset pada hewan menemukan bahwa paparan TBHQ dapat memicu kerusakan pada saraf dan meningkatkan risiko terkena limfoma atau kanker kelenjar getah bening yang dapat memicu pembesaran organ hati.

Penelitian lain menemukan bahwa TBHQ dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan kerusakan DNA pada beberapa orang. Meskipun demikian, masih diperlukan studi lebih lanjut mengenai efek TBHQ terhadap manusia.

Baca juga: Mie Instan Bisa Jadi Makanan Sehat, Begini Cara Masaknya

Baca juga: Suka Makan Mie Instan? Ketahui Dulu 5 Fakta Mengejutkan Ini

Mengandung MSG
Sudah bukan rahasia lagi, kalau mie instan mengandung MSG yang menjadi salah satu komponen bumbu yang meningkatkan cita rasa dari mie instan.

Bahaya mie instan karena kandungan MSG-nya mungkin hanya dirasakan oleh orang-orang tertentu.

Pada beberapa orang, MSG dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti ketegangan pada otot, kulit yang memerah, tekanan darah tinggi, rasa lemas, dan sakit kepala.

Apakah mie instan tidak boleh dikonsumsi?
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, mie instan bisa dikonsumsi asal tidak dalam porsi atau jumlah yang berlebih dan tidak dikonsumsi secara terus-menerus.

Bahaya mie instan muncul saat Anda mengonsumsi mie instan secara berlebih.

Anda dapat menghindari bahaya mie instan dengan membuat mie instan menjadi lebih sehat. Terdapat beberapa cara untuk membuat mie instan lebih aman untuk dikonsumsi, seperti:

Pilih mie instan yang rendah garam
Salah satu bahaya mie instan terletak pada kadar garamnya, karenanya bacalah tabel nutrisi pada mie instan yang ingin dibeli dan pilih mie instan yang mengandung kadar garam yang sedikit.

Beli mie instan yang dibuat dengan karbohidrat kompleks
Selain memilih mie instan yang rendah garam, Anda juga bisa memilih mie instan yang terbuat dari karbohidrat kompleks daripada yang terbuat dari tepung putih biasa.

Beberapa pilihan karbohidrat sehat untuk mie instan yang tersedia adalah tapioka, kentang, shirataki, dan sebagainya.

Racik bumbu mie instan sendiri
Bumbu-bumbu dalam mie instan, seperti garam dan MSG, membentuk bahaya mie instan. Anda bisa memilih untuk tidak menggunakan bumbu yang telah disediakan oleh mie instan dan membuat racikan bumbu sendiri.

Anda bisa meracik bumbu untuk mie instan dengan menggunakan kaldu ayam yang rendah garam dan diperlengkapi dengan bumbu-bumbu dapur alami yang segar.

Tingkatkan kandungan gizi dalam mie instan
Tingkatkan kandungan gizi mie instan dengan menambahkan sayuran segar atau yang sudah dimasak, seperti jamur, brokoli, dan sebagainya. Anda juga bisa memasukkan protein berupa ikan, ayam, telur, ataupun tahu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved