Astronomi

Kejatuhan Batu Meteor di Atap Rumah, Pria Asal Sumatera Utara Jadi Miliarder

Josua Hutagalung sedang menyusun peti mati ketika meteorit berusia 4,5 miliar tahun itu menabrak bumi di samping rumahnya.

net
Ilustrasi Hujan Meteor 

TRIBUNKALTIM.CO - Nama seorang Josua Hutagalung baru-baru ini ramai diperbincangkan.

Bukan soal skandal viral, melainkan kisahnya yang cukup mengejutkan.

Pembuat peti mati itu belum lama ini menceritakan jika dirinya mendapatkan rejeki dadakan dengan insiden luar biasa.

 

Dia mengatakan jika atap rumahnya kejatuhan bongkahan batu meteor seberat lima ton dari luar angkasa.

Insiden itu terjadi ketika Josua sedang melakukan pekerjaannya.

Baca juga: Pria Ini Temukan Batu yang Diduga Meteor, Sudah Ditawar Rp 1 Miliar

Baca juga: Pulang dari Ruang Angkasa, Astronot Terkejut Lihat Kondisi Bumi yang Berbeda Akibat Covid-19

Bongkahan batu meteor itu menghantam atap rumahnya dan terpental hingga terkubur di taman rumahnya, Sumatera Utara.

Josua Hutagalung sedang menyusun peti mati ketika meteorit berusia 4,5 miliar tahun itu menabrak bumi di samping rumahnya.

Meteor itu ditemukan terkubur sedalam enam inci dalam tanah.

Kejadian ini membuat kisahnya menjadi viral.
tribunnews
Ilustrasi batu meteor (pixabay.com/Buddy_Nath)

Ketika mengetahui jika Josua memiliki batu antariksa langka, batu tersebut terjual 1,4 juta poundsterling atau setara Rp 26 miliar oleh seorang kolektor meteor asal Amerika.

Josua mengatakan, "Saya sedang mengerjakan peti mati di dekat jalan di depan rumah saya. Lalu saya mendengar suara ledakan yang membuat rumah saya bergetar. Seolah-olah itu sebuah pohon yang menimpa rumah saya".

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved