Faktanya

Olahraga Bareng atau Berkelompok Saat Pandemi Corona? Ini Kata Akademisi

Olahraga beregu tidak perlu dilakukan kala pandemi Corona, Akademisi dari UNJ beberkan alasannya. 

KOMPAS
Ilustrasi. Zumba merupakan salah satu contoh olahraga beregu atau berkelompok. 

Olahraga Bareng atau Berkelompok Saat Pandemi Corona? Ini Kata Akademisi

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Olahraga beregu tidak perlu dilakukan kala pandemi Corona, Akademisi dari UNJ beberkan alasannya. 

Wakil Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) Ari Sutopo menganjurkan untuk tidak melakukan olahraga beregu selama pandemi Corona atau covid-19.

Ari Sutopo, yang merupakan Pengajar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta itu mengatakan olahraga beregu tidak dianjurkan untuk masyarakat umum.

Berbeda misalnya dengan pesepakbola profesional di luar negeri.

Mereka menerapkan prokol kesehatan yang sangat ketat.

Bahkan, sebelum main dilakukan tes covid-19.

"Datang ke lapangan langsung main, langsung latihan dengan tenaga kesehatan pendukung, PCR harus negatif. Dia main, tidak ganti baju, terus pulang lagi. Itu olahraga beregu di luar negeri," tutur Ari.

Ari menganjurkan masyarakat berolahraga intensitas ringan sampai sedang seperti lari, bersepeda, dan renang.

Namun, tetap mengikuti protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved