Faktanya

Olahraga Bareng atau Berkelompok Saat Pandemi Corona? Ini Kata Akademisi

Olahraga beregu tidak perlu dilakukan kala pandemi Corona, Akademisi dari UNJ beberkan alasannya. 

Editor: Geafry Necolsen
KOMPAS
Ilustrasi. Zumba merupakan salah satu contoh olahraga beregu atau berkelompok. 

Olahraga Bareng atau Berkelompok Saat Pandemi Corona? Ini Kata Akademisi

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Olahraga beregu tidak perlu dilakukan kala pandemi Corona, Akademisi dari UNJ beberkan alasannya. 

Wakil Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) Ari Sutopo menganjurkan untuk tidak melakukan olahraga beregu selama pandemi Corona atau covid-19.

Ari Sutopo, yang merupakan Pengajar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta itu mengatakan olahraga beregu tidak dianjurkan untuk masyarakat umum.

Berbeda misalnya dengan pesepakbola profesional di luar negeri.

Mereka menerapkan prokol kesehatan yang sangat ketat.

Bahkan, sebelum main dilakukan tes covid-19.

"Datang ke lapangan langsung main, langsung latihan dengan tenaga kesehatan pendukung, PCR harus negatif. Dia main, tidak ganti baju, terus pulang lagi. Itu olahraga beregu di luar negeri," tutur Ari.

Ari menganjurkan masyarakat berolahraga intensitas ringan sampai sedang seperti lari, bersepeda, dan renang.

Namun, tetap mengikuti protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Setelah kegiatan berolahraga harus cuci tangan. Kalau tidak cuci tangan, terus kita ucek-ucek mata atau kita makan sesuatu korek-korek hidung Covid-nya bisa masuk," ujarnya.

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

10 Cara Pencegahan Virus Corona

1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem kekebalan tubuh meningkat.

2. Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.

3. Saat batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda menggunakan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).

4. Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.

5. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut (segitiga wajah).

6. Gunakan masker secara benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau berada di tempat umum.

tribunnews
Pemakaman pasien laki-laki (BPN 2060), berusia 57 tahun, meninggal dunia pada 07 September 2020 jam 12.09 di RS Siloam dimakamkan di TPU KM 15. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
2810 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved