Lingkungan

Pulau Bebas Hama, Memungkinkan Spesies yang Terancam Punah untuk Berkembang

Selandia Baru adalah rumah bagi salah satu bentang alam paling beragam secara ekologis di seluruh dunia.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Selandia Baru adalah rumah bagi salah satu bentang alam paling beragam secara ekologis di seluruh dunia. 

Pulau Bebas Hama, Memungkinkan Spesies yang Terancam Punah untuk Berkembang

TRIBUNTRAVEL.COM - Selandia Baru adalah rumah bagi salah satu bentang alam paling beragam secara ekologis di seluruh dunia.

Itulah sebabnya upaya pelestarian untuk melindungi satwa liar di sana sangat penting.

Bukan rahasia lagi bahwa lanskap negara ini tidak ada duanya dan mereka yang cukup beruntung untuk berkunjung dapat secara pribadi membuktikan keindahannya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Selandia Baru menciptakan pulau bebas hama.

Melansir The Travel, dalam upaya ekstra untuk memastikan bahwa habitat milik spesies yang terancam punah tidak diganggu oleh hewan predator, upaya konservasi telah berhasil melindungi dari penurunan jumlah spesies yang tidak wajar selama beberapa dekade.

Meskipun pulau-pulau bebas hama ini bukan merupakan hal baru di Selandia Baru, mereka dipelihara secara teratur dan orang-orang bebas mengunjunginya.

Cagar Alam terdiri dari lebih dari 50 pulau di lepas pantai yang menjadi kunci untuk melindungi jumlah spesies yang semakin berkurang.

Pulau-pulau di Lepas Pantai dan Proses Pembasmian Hama

Departemen Konservasi, juga disebut DOC, bertanggung jawab atas pulau-pulau di lepas pantai Selandia Baru dan habitat alaminya.

DOC bertanggung jawab atas lebih dari 200 pulau, beberapa di antaranya tidak lebih dari tumpukan batu kecil, bahkan sesuatu yang sekecil itu berfungsi sebagai rumah yang berharga bagi sejumlah hewan darat atau laut, sementara beberapa lainnya membutuhkan perlindungan yang cukup ekstrem.

Pulau-pulau ini sangat penting karena mereka telah ada selama ini tanpa invasi hama, seperti tikus, yang merupakan salah satu masalah utama bagi banyak hewan langka yang menghuni lingkungan ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved