Otomotif

Jangan Isi BBM Sampai Penuh, Jika Tidak Ingin Mobil Cepat Rusak

Melakukan perjalanan jarak jauh memang memerlukan banyak persiapan. Salah satunya mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai penuh.

Editor: Geafry Necolsen
Morguefile
Pemeriksaan komponen mobil 

Jangan Isi BBM Sampai Penuh, Jika Tidak Ingin Mobil Cepat Rusak

TRIBUNKALTIM.CO - Melakukan perjalanan jarak jauh memang memerlukan banyak persiapan. Salah satunya mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai penuh.

Ini dilakukan untuk memastikan kendaraan sampai ke tempat tujuan tanpa harus singgah di tengah perjalanan untuk mengisi BBM.

Mungkin banyak diantara kita yang sering melakukan pengisian bahan bakar dengan metode full tank atau memenuhi tangki.

Bahkan ada pemilik mobil yang merasa tidak puas, jika tidak mengisi BBM sampai penuh hingga luber.

Taukah Anda kebiasaan mengisi bahan bakar kendaraan Anda secara full tank ternyata tidak baik bagi kendaraan Anda loh.

Mengemudikan mobil saat hujan
Mengemudikan mobil saat hujan (Kompas)

Faktanya mengisi bahan bakar hingga memenuhi tangki pengisian minyak dapat mengganggu sirkulasi udara yang terdapat pada tangki bensin.

Bahkan tak jarang jika pengisian bahan bakar minyak dilakukan sampai meluber kebeberapa sisi tangki minyak.

Hal inilah yang menimbulkan efek buruk pada kendaraan Anda.

Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, mengisi bahan bakar kendaraan sampai penuh tidak akan menimbulkan suatu masalah asal jangan sampai meluber.

“Pada tangki bahan bakar, sudah ada sistem breather valve yang bisa mengatur sirkulasi udara, jadi tidak masalah kalau mau isi penuh,” ucap Anjar seperti dikutip Kompas.com, Rabu (4/3/2020).

Mengisi bahan bakar boleh sampai penuh, namun jangan sampai luber, karena hal ini bisa berbahaya.

Bensin merupakan bahan yang mudah terbakar, khawatir bisa tercipta api dari cairan yang keluar. Selain itu, cat mobil bisa juga rusak karenanya.

Sebenarnya pada hakikatnya tidak ada indikator yang menyatakan bahwa terdapat spesifikasia penuhnya indikator spesifik pada tangki bensin.

Isi BBM mobil
Isi BBM mobil (KOMPAS)

Namun sangat disarankan untuk mengisi bahan bakar minyak sesuai dengan rasio kompresi mobil.

Jangan paksakan mobil untuk meminum bensin dengan RON rendah seperti Premium.

Apalagi mobil modern, atau keluaran model baru dimana rata-rata sudah memiliki rasio kompresi 10:1, dimana harus menenggak bensin jenis Pertamax.

Bila dipaksakan menggunakan Premium, bakal ada gejala knocking atau mesin menggelitik, hingga kinerja mesin kurang maksimal.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved