Sejarah

Para Insinyur Membangun Ulang Kapal Titanic, Dijadwalkan Berlayar Pada Tahun 2022

Proyek ini telah dibuat selama beberapa tahun terakhir bekerja sama dengan Blue Star Line, perusahaan pertambangan yang dimiliki oleh miliarder Austra

istimewa
Proyek ini telah dibuat selama beberapa tahun terakhir bekerja sama dengan Blue Star Line, perusahaan pertambangan yang dimiliki oleh miliarder Australia yakni Clive Palmer. 

Dikutip dari laman Buzz.ie, Palmer mengatakan bahwa jika semuanya berjalan sesuai rencana, Titanic II akan melakukan perjalanan dari Dubai ke Southampton sebelum melakukan perjalanan melintasi Atlantik.

"Kapal akan berlayar seperti rute aslinya, membawa penumpang dari Southampton ke New York," kata Palmer.

tribunnews
Ilustrasi kapal Titanic II (bluestarline.com.au)

"Tapi dia juga akan mengelilingi dunia, menginspirasi dan mempesona orang sembari menarik perhatian, intrik, dan misteri yang tak tertandingi di setiap pelabuhan yang dikunjungi," imbuhnya.

Tanggal peluncuran menandai 110 tahun sejak Titanic menabrak gunung es yang merupakan salah satu bencana maritim paling mematikan dalam sejarah.

"Blue Star Line akan menciptakan pengalaman kapal Titanic yang otentik, menawarkan kapal yang memiliki interior dan tata letak kabin yang sama dengan kapal aslinya, sambil mengintegrasikan prosedur keselamatan modern, metode navigasi, dan teknologi abad ke-21 untuk menghasilkan tingkat kenyamanan yang mewah," ucap Palmer melanjutkan.

"Jutaan orang telah bermimpi untuk berlayar dengannya, melihatnya di pelabuhan dan melihat keagungannya yang unik. Titanic ll akan menjadi kapal tempat impian itu menjadi kenyataan," tambahnya.

Tak seperti kapal aslinya yang dibangun di Belfast, Titanic II saat ini sedang dibangun di China.

Hingga saat ini, harga tiket untuk mencoba pengalaman unik ini belum diinformasikan oleh perusahaan.

Editor: Geafry Necolsen

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved