Lingkungan

Seekor Pinguin Ditemukan Mati dengan Masker Utuh di Perutnya

Masker N95 tersebut ditemukan saat dilakukannya otopsi pada seekor burung pinguin yang mati di Pantai Juquehy di Sao Sebastian, utara Sao Paulo.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Masker N95 tersebut ditemukan saat dilakukannya otopsi pada seekor burung pinguin yang mati di Pantai Juquehy di Sao Sebastian, utara Sao Paulo. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seekor penguin ditemukan mati di pantai Brasil dan di dalam perutnya ditemukan masker N95.

Dilansir oleh TribunTravel dari Daily Mail, masker N95 biasa digunakan di sektor industri dan kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Masker N95 tersebut ditemukan saat dilakukannya otopsi pada seekor burung pinguin yang mati di Pantai Juquehy di Sao Sebastian, utara Sao Paulo.

Pinguin tersebut merupakan pinguin jenis Magellan, diperkirakan hilang dari kelompoknya saat bermigrasi dari wilayah Patagonia, selatan Argentina.

Kapan Terakhir Kali Lihat Kunang-kunang? Mahluk Bercahaya Ini Terancam Punah

Lubang Ozon Raksasa Tiba-tiba Terbentuk di Kutub Utara, Dampak Virus Corona?

Titik Terendah Daratan Bumi Ada di Antartika Timur

Berdasarkan foto yang beredar, terlihat masker yang ditemukan di perut pinguin itu diambil oleh para ahli hewan yang mempraktikkan nekropsi

Hugo Gallo Neto, Presiden LSM Instituto Argonauta yang melakukan pemeriksaan, mengatakan jika pihaknya telah memperingatkan tentang limbah dari masker wajah.

Kasus pinguin yang meninggal dengan masker di dalam perutnya menjadi bukti nyata jika limbah masker menyebabkan kerusakan dan kematian pada fauna laut.

"Ini juga menunjukkan tidak bertanggung jawabnya orang yang meninggalkan masker di tempat yang tidak tepat, karena limbah rumah sakit berisiko terkontaminasi oleh orang lain." Tambahnya.

LSM itu juga mengatakan dalam lima bulan terakhir, mereka telah menemukan 113 masker wajah yang dibuang di pantai-pantai utara Sao Paulo, termasuk Pantai Juquehy.

Masker penutup hidung dan mulut itu telah menyebabkan masalah sampah di darat dan di laut karena telah menjadi syarat utama bepergian dan berada di tempat umum.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved