Sejarah

Polemik Tanggal Kelahiran Soekarno, Jejak Sang Proklamator

Dalam buku biografi Soekarno, tanggal 6 Juni 1901 adalah kelahiran Soekarno, namun ada sejumlah pendapat lain yang berbeda.

NIOD
Empat Serangkai, para pemimpin Putera, sedang menunggu kedatangan Perdana Menteri Jepang Tojo pada 1943. Dari kiri ke kanan: Soekarno, Mohammad Hatta, Ki Hadjar Dewantoro, Kiai Hadji Mas Mansoer. Paling kanan M Soetadjo Djojohadikoesoemo.(NIOD) 

Polemik Tanggal Kelahiran Soekarno, Jejak Sang Proklamator

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut sejarah hari ini, 6 Juni, kelahiran Soekarno, berikut jejak Sang Proklamator, ada polemik tanggal kelahiran

Satu peristiwa Sejarah Hari Ini adalah Hari Lahir Soekarno, Bapak Proklamator Indonesia, ikuti kisah jejak Sang Proklamator, termasuk soal polemik tanggal kelahirannya.

Dalam buku biografi Soekarno, tanggal 6 Juni 1901 adalah kelahiran Soekarno, namun ada sejumlah pendapat lain yang berbeda.

 Ada beberapa pendapat lain yang berbeda dengan versi umum tersebut.

Soekarno sendiri mengaku lahir pada 6 Juni 1901.

Hal ini terungkap dalam biografi Soekarno yang ditulis Cindy Adams, Soekarno Penyambung Lidah Rakyat (cetakan pertama 1965).

Dalam buku itu, Soekarno mengaku lahir saat fajar. Karena itu, banyak yang menyebut Soekarno sebagai "Putra Sang Fajar".

"Bersamaan dengan kelahiranku menyingsinglah fajar dari suatu hari yang baru dan menyingsing pulalah fajar dari satu abad yang baru," demikian penuturan Soekarno, seperti tertulis dalam buku yang ditulis Cindy Adams.

Dalam biografi itu, Soekarno juga mengaku lahir di Surabaya.

Meski begitu, versi yang selama ini beredar pada era Orde Baru menyebut Soekarno lahir di Blitar, Jawa Timur.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved