Olahraga

Pro dan Kontra dalam Olahraga Ekstrem

Bagi atlet olahraga ekstrem, dorongan adrenalin ini adalah perasaan yang memabukkan dan rasanya tak pernah cukup.

istimewa
Panjat tebing adalah salah satu olahraga ekstrem 

3. Dorongan adrenalin
Menurut University of Maryland Endocrinology Health Guide, rangsangan terhadap kelenjar adrenal melepaskan sejumlah hormon, termasuk adrenalin.

Ini kemudian meningkatkan denyut jantung dan kekuatan kontraksi jantung, mempercepat aliran darah ke otot dan otak, membuat otot rileks, dan membantu konversi glikogen menjadi glukosa di hati.

Bagi atlet olahraga ekstrem, dorongan adrenalin ini adalah perasaan yang memabukkan dan rasanya tak pernah cukup.

Ini adalah perasaan yang tidak dapat didapatkan dari aktivitas lainnya, dan bagi banyak atlet olahraga ekstrem, perasaan tersebut adalah arti sesungguhnya dari merasa hidup.

“Mentalitas di sini adalah, orang-orang yang tertarik pada olahraga ekstrem adalah orang-orang yang senang mengambil risiko,” kata Jenn Berman, PhD, seorang psikolog di praktik swasta di Beverly Hills, California, dan salah seorang anggota tim senam di Olimpiade 1984.

“Mereka sangat suka mendorong diri hingga ke ambang batas—secara fisik, emosional, dan dalam segala cara yang ada.”

Selain itu, para peneliti menunjukkan bahwa melakukan olahraga ekstrem dapat benar-benar meningkatkan kesadaran sosial dan kemampuan untuk membuat keputusan yang cepat dalam situasi krisis. Ini juga membantu untuk mengatasi stres dengan lebih baik.

Berdasarkan fakta di atas, adalah ide baik bagi Anda untuk mencoba olahraga ekstrem. Melakukan aktivitas ini adalah keputusan yang bijak tetapi hanya jika Anda tetap berhati-hati.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved