Faktanya

Mengapa Maskapai Penerbangan Komersial Tidak Menyediakan Parasut di Pesawat?

Memiliki parasut di dalam penerbangan komersial mungkin terdengar seperti ide yang bagus pada awalnya. Namun kenyataannya tidak semudah yang kamu baya

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Memiliki parasut di dalam penerbangan komersial mungkin terdengar seperti ide yang bagus pada awalnya. Namun kenyataannya tidak semudah yang kamu bayangkan. 

Mengapa Maskapai Penerbangan Komersial Tidak Menyediakan Parasut di Pesawat?

TRIBUNKALTIM.CO - Pesawat militer misalnya jet tempur memiliki parasut yang dapat digunakan saat keadaan darurat.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa parasut tidak disediakan untuk pesawat penumpang komersial?

Misalnya pesawat komersial Boeing 737 yang mengangkut sebanyak 200 penumpang dan melakukan perjalanan dari titik A ke titik B.

Maskapai penerbangan jelas tidak menyediakan parasut di pesawat mereka untuk digunakan penumpang saat dalam kondisi darurat.

1. Penumpang pesawat komersial tidak menjalani latihan parasut

tribunnews
Penerjun payung (Adrenaline)

Film action yang kita tonton selama ini ingin membuat kita percaya bahwa melompat keluar dari pesawat terbang tidak membutuhkan apa-apa selain keberanian.

Pada kenyataannya, terjun payung sangat kompleks, dan itu membutuhkan pelatihan profesional berjam-jam.

Bahkan bentuk terjun payung paling dasar, yang dikenal sebagai terjun payung tandem (di mana kamu terikat dengan seorang ahli), mengharuskan kamu menjalani setidaknya satu jam pelatihan.

Di lain pihak, terjun bebas yang dipercepat atau AFF adalah bentuk terjun payung paling berisiko.

AFF dilakukan pada 10.000 hingga 13.000 kaki di atas tanah.

Untuk melakukan ini, kamu akan memerlukan pelatihan yang lebih khusus dan banyak percobaan.

Selain itu, melompat keluar dari pesawat dalam keadaan darurat dan terjun payung untuk bersenang-senang bukanlah hal yang sama.

Yang satu adalah masalah hidup dan mati, dan yang lainnya, meskipun sangat berisiko, adalah jenis olahraga petualangan.

Skydivers tahu di mana mereka akan melompat, apa yang harus mereka lakukan, dan kapan mereka harus melakukannya.

Bahkan sedikit perubahan kondisi cuaca dapat menyebabkan semuanya dibatalkan.

2. Pesawat komersial tidak dirancang untuk skydiving.

tribunnews
Terjun payung (experience day)

Pesawat yang digunakan untuk terjun payung cenderung jauh lebih kecil daripada pesawat komersial, dan mereka dikosongkan segera setelah skydivers melompat.

Di sisi lain, pesawat militer berukuran besar dan memiliki tanjakan di bagian belakang.

Penerjun payung menggunakan jalan ini untuk melompat dengan aman sambil menghindari badan pesawat (badan utama pesawat).

Pesawat komersial, bagaimanapun, tidak memiliki standar itu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved