Dirgantara

Fakta Unik Airbus A380, Pesawat Penumpang Terbesar di Dunia

Pesawat ini memiliki kapasitas maksimal sebanyak 853 kursi penumpang dan menjadi satu-satunya pesawat dengan dek atas yang penuh.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Pesawat ini memiliki kapasitas maksimal sebanyak 853 kursi penumpang dan menjadi satu-satunya pesawat dengan dek atas yang penuh. 

Fakta Unik Airbus A380, Pesawat Penumpang Terbesar di Dunia

TRIBUNKALTIM.CO - Airbus A380 merupakan pesawat penumpang terbesar di dunia.

Pesawat ini mulai dibangun pada 2005 dengan penerbangan pertamanya dari Toulouse menuju Blagnac.

Emirates adalah pemilik terbanyak dari Airbus A380 ini dengan lebih dari 100 pesawat.

1. Bisa membawa penumpang terbanyak di dunia

Pesawat ini memiliki kapasitas maksimal sebanyak 853 kursi penumpang dan menjadi satu-satunya pesawat dengan dek atas yang penuh.

Namun, mayoritas maskapai penerbangan menawarkan sekira 600 kursi, yang digunakan untuk kelas pertama dan kelas bisnis.

2. Satu-satunya pesawat yang memiliki shower

Airbus A380 adalah satu-satunya pesawat yang memiliki fasilitas shower.

Tentu saja kamu harus berada di kursi kelas satu maskapai Emirates atau Etihad untuk menikmati layanan tersebut.

Pesawat itu dapat menampung hingga 600 galon air sehingga kamu tidak perlu khawatir karena kehabisan air di tengah penerbangan.

3. Memiliki salah satu penerbangan nonstop terpanjang di dunia

Penerbangan terpanjang di dunia saat ini adalah Boeing 787-9, dari Singapura ke New Jersey, namun pesawat ini juga melayani salah satu penerbangan terpanjang di dunia.

Pesawat A380 memiliki rute yang memakan waktu lebih dari 17 jam saat terbang dari Auckland ke Dubai sejauh 8.825 mil.

4. Bandara harus sedikit dimodifikasi untuk pesawat ini

Airbus A380 memiliki berat mencapai 1,3 juta pound.

Pesawat itu juga memiliki bentangan sayap sekira 82 meter.

Pada 2010, Bandara Manchester menghabiskan 10 juta dolar untuk memperbarui landasan pacu termasuk memperlebar dan memperkuat mereka untuk menangani ukuran pesawat.

5. Bisa digunakan untuk pesawat medis

Ada rencana mengubah beberapa peawat yang tidak lagi digunakan menjadi ruangan bangsal untuk membantu pandemi.

Menurut Times, pesawat memiliki sistem pengiriman oksigen yang kedap udara guna mengurangi penyebaran kuman, serta tempat tidur ICU hingga 150 setelah menyingkirkan tempat duduk penumpang.

Namun, rencana ini belum disahkan oleh Project Caircraft yang dipimpin oleh Jonathan Sackier, pengusaha teknologi Nick Dyne dan analis penerbangan Chris Tarry.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved