Kebijakan Publik

Protokol Kesehatan di Kota Balikpapan Diterapkan, Melanggar Siap-siap Kena Denda atau Sanksi

penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 di kota Balikpapan, mulai berlaku Senin sore (24/8/2020).

Editor: Geafry Necolsen
Polres Balikpapan
Penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 di kota Balikpapan, mulai berlaku Senin sore (24/8/2020). 

Protokol Kesehatan di Kota Balikpapan Diterapkan, Melanggar Siap-siap Kena Denda atau Sanksi

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pasca peluncuran sekaligus pemberlakuan Peraturan Walikota (Perwali) Balikpapan nomor 23 tahun 2020 tentang peningkatan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 di kota Balikpapan, Senin sore (24/8/2020).

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto beserta Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono didampingi para jajarannya memantau langsung jalannya kegiatan razia perdana terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan.

Pada razia yang berlangsung di depan Kantor Walikota Balikpapan itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto beserta Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono turut memberikan pencerahan dan pemahaman protokol kesehatan kepada para pengendara yang tidak memakai masker.

Berlaku Mulai Pekan Ini, Tak Pakai Masker Kena Denda Rp 100 Ribu atau Kerja Sosial

"Harus pakai masker ya bapak ibu karena wabah Covid-19 di Balikpapan sudah semakin membahayakan kita," kata Mayjen Heri Wiranto sembari memberikan brosur kepada sopir angkot

Menurut Mayjen TNI Heri Wiranto, Perwali tersebut hanyalah sebagai media dan sarana dan masyarakat harus menumbuhkan kesadaran dan rasa disiplin dalam dirinya.

"Perwali itu hanya sebagai media dan sarana tetapi yang terpenting adalah kesadaran masyarakat bahwa kita sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Angkanya semakin terus bertambah, mudah-mudahan dengan adanya perwali ini akan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga agar tidak semakin bertambah angka keterpaparan dari pandemi ini," Ujar Pangdam VI/Mulawarman.

Dia juga menegaskan pihaknya akan selalu bersama Polri mendukung penuh penerapan perwali tersebut.

"Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat ayo gunakan masker, cuci tangan setelah kegiatan apapun dan jaga jarak ini yang terpenting kita lakukan sehingga saya berharap masyarakat Balikpapan Kalimantan Timur dari seluruh wilayah Indonesia dapat segera pulih dan normal kembali," tegasnya

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono juga menyatakan dukungannya dan siap mengerahkan para personilnya bersama jajaran Kodam VI/Mulawarman untuk membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah kota Balikpapan dan Kalimantan Timur.

"Sekarang ini saatnya masyarakat disiplin protokol kesehatan, dari disiplin itu bukan hanya punya TNI dan Polri sekarang ini mari sama-sama kita berdisiplin cara protokol kesehatan, kami juga TNI-Polri di dalam kita disiplinkan anggota kami dan sekarang giliran keluar kita mengajak seluruh masyarakat agar disiplin protokol kesehatan apalagi dengan adanya perwali ini nanti akan ada sanksi yang tidak pakai masker akan kita tertibkan bersama-sama.

Kami TNI-Polri mendukung perwali ini karena ini untuk kepentingan kita bersama ayo kita dukung disiplin dalam protokol kesehatan," Tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved