Kesehatan

Dampak Pandemi COVID-19: Hantam Sistem Layanan Kesehatan dalam 4 Gelombang

Kemampuan dalam merespons secara cepat dan tepat menjadi kunci agar kita dapat melalui krisis ini dengan baik.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Kedatangan APD di Kota Balikpapan. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) dalam pandemi Corona atau covid-19 bertambah 23 kasus, terbanyak dari Balikpapan pada 18 April 2020. 

Dampak Pandemi COVID-19: Hantam Sistem Layanan Kesehatan dalam 4 Gelombang

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini pandemi Covid-19 sedang menguji ketahanan sistem pelayanan kesehatan di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Kemampuan dalam merespons secara cepat dan tepat menjadi kunci agar kita dapat melalui krisis ini dengan baik.

Per 15 Juli, kasus Covid-19 di negeri ini telah mencapai sekitar 80 ribu kasus dan kasus harian terus bertambah.

Angka ini hampir mengejar jumlah kasus di Cina saat mencapai puncak penularan (sekitar 85.000 kasus) dan angka di sana terus melandai sejak Maret lalu.

Karena itu, pemerintah, pemerintah daerah, industri rumah sakit, asosiasi rumah sakit, dan para manajer rumah sakit harus bersiap merespons serangkaian gelombang pandemi Covid-19 yang sedang dan akan menghantam.

Baca Juga: Apakah Kita Mengingat Pelajaran Berharga Setelah Pagebluk Berlalu?

Survei terbaru Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan selain kasus Covid menjadi terganggu akibat virus corona.

Lebih dari setengah (53%) dari 155 negara yang disurvei menyatakan akses dan layanan masyarakat untuk pengobatan hipertensi menjadi tertunda.

Dampak serupa juga tampak pada 49% untuk pengobatan diabetes dan komplikasi yang berhubungan dengan diabetes, 42% untuk pengobatan kanker, dan 31% untuk keadaan darurat kardiovaskular.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved